Detik.com News
Detik.com
Senin, 14/03/2011 14:27 WIB

Mengapa Tsunami di Jepang Berwarna Hitam Pekat? foto

Nurvita Indarini - detikNews
Mengapa Tsunami di Jepang Berwarna Hitam Pekat?
Jakarta - Televisi tak henti-hentinya menayangkan terjangan tsunami yang menggulung Sendai di Prefektur Miyagi, Jepang. Dalam tayangan itu, tampak air tsunami yang menggelegak dahsyat berwarna hitam pekat. Bagaimana itu terjadi?

"Di beberapa tempat lepas pantai Sendai, ada yang airnya hitam. Kalau di dekatnya ada muara sungai, maka airnya hitam. Warna hitam itu merupakan endapan aluvial atau sedimen bawaan dari sungai yang kemudian masuk ke laut," ujar ahli gempa dari ITB, Dr Hamzah Latif, dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (14/3/2011). Sendai adalah salah satu kota di Miyagi yang paling dekat dengan pusat gempa.

Dia menjelaskan, saat tsunami datang, dasar laut teraduk-aduk sehingga yang terangkat adalah sedimen di dasarnya. Jika penyusun sedimen di dasar laut adalah endapan aluvial yang berwarna hitam maka air yang dibawa tsunami untuk memukul daratan berwarna hitam. Namun jika dasar lautnya berupa karang maka air yang dibawa tsunami warnanya agak kecoklatan atau lebih terang.

"Ini tergantung dari sedimennya. Kalau suatu daerah, misalnya sungainya itu seperti air comberan, kemudian air itu mengalir ke laut, dan mengendap di dasar laut sekian tahun, maka saat tsunami datang endapan itu akan dibongkar dan bercampur dengan air laut," tutur alumnus Universitas Tohoku, Jepang, ini.

Kemungkinan lain yang menyebabkan air tsunami hitam adalah karena adanya lumpur vulkanik. Lumpur vulkanik ini seperti yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Ketika gempa terjadi, terbentuk rekahan, sehingga bila ada lumpur vulkanik di bawah tanah maka akan keluar ke permukaan. Setelah keluar dari rekahan, lumpur tersebut kemudian bercampur dengan air.

Dia menambahkan, kendati belakangan Jepang tampak bersih, namun puluhan tahun lalu bisa saja ada pencemaran di sekitar pantai. Dari pencemaran itulah kemudian terjadi pengendapan di dasar laut. Yang terendap, lanjut dia, adalah sedimen berwarna hitam. karena itu tidak mengherankan jika air tsunami berwarna hitam.

Apakah kekuatan gempa turut mempengaruhi warna air tsunami? "Tidak. Yang mempengaruhi adalah endapan di laut. Kalau vulcanic mud bisa menyebabkan airnya hitam. Seperti kalau kita mengaduk ampas kopi. Tapi kalau lebih terang seperti kecoklatan, itu bisa terjadi karena ada karang," kata Hamzah.

Pada 11 Maret lalu, Jepang diguncang gempa berkekuatan 9. Gempa tersebut memicu tsunami yang menghantam Sendai dan sekitarnya. Lebih 1.600 orang tewas dalam bencana tersebut.




Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vit/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%