Kamis, 10/03/2011 16:52 WIB
Indonesia Tak Lagi Gunakan ASEAN Sebagai 'Tameng'
"Relevansi ASEAN bagi Indonesia dulu dan sekarang itu berbeda. Sebelum era reformasi kita menggunakan ASEAN sebagai 'tameng' atas perilaku kita. Kita bunuh orang di Papua, kita bunuh orang di Aceh dan sebagainya," papar peneliti CSIS, Rizal Sukma, dalam diskusi bertajuk 'Kepemimpinan Indonesia di ASEAN 2011: Peluang dan Tantangan' di Rumah PAN, Jl Warung Jati Barat Raya, Jakarta Selatan, Kamis (10/03/11).
Menurut Rizal atas 'perilaku' buruk di masa lalu itu, Indonesia menggunakan ASEAN untuk berlindung dari kecaman internasional. Namun, hal tersebut, mulai berubah selepas reformasi. Kini Indonesia tidak lagi menggunakan ASEAN sebagai 'tameng'. Indonesia lebih membutuhkan ASEAN sebagai instrumen politik luar negeri.
"Analoginya seperti menjaga agar rumah dan RW (Rukun Warga) aman, agar ketika ditinggal kita tidak takut kecolongan," ujar tokoh yang termasuk dalam 100 Global Thinkers versi majalah Foreign Policy ini.
Rizal mengandaikan jika RW, dalam hal ini ASEAN, sudah aman maka Indonesia dapat percaya diri dalam memainkan politik luar negeri yang bebas aktif di level internasional.
"Adanya ASEAN akan menambah bobot yang bagi Indonesia ketika bermain di kancah level yang lebih tinggi. Indonesia akan lebih leluasa memainkan politik luar negerinya yang bebas aktif," ujar peraih gelar doktor dari London School of Economics and Political Science (LSE) ini.
Indonesia, pada tahun 2011 ini tengah menjadi Ketua ASEAN. Indonesia mendapat tantangan untuk mengawal agenda-agenda ASEAN seperti mewujudkan komunitas ASEAN 2015 berupa komunitas politik dan keamanan, komunitas ekonomi dan komunitas sosial budaya. Masalahnya, ASEAN memiliki masalah yang kompleks.
"Permasalahan ASEAN sangat kompleks. Negara-negara anggotanya sangat beragam. Dari yang monarki seperti Brunei Darusaalam, junta militer seperti di Myanmar serta yang messy democracy seperti Indonesia. Ini suatu tantangan tersendiri," imbuh Rizal.
seorang Bocah SD diadu Berkelahi Oleh temannya Hingga Muntah darah. Saksikan Informasi Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.26 - 05.23 WIB, hanya di TRANS TV
(adi/nrl)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
509 share this. -
Ada Perbaikan Jalan, Tol Cawang Arah Bekasi Macet 6 KM
240 share this. -
5 Pengedar Narkotika Dibekuk di LP Nusakambangan
237 share this. -
Bom Saat Prosesi Pemakaman di Pakistan, 27 Orang Tewas
36 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
5 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 19/06/2013 02:40 WIB
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
-
Rabu, 19/06/2013 01:38 WIB
Ada Perbaikan Jalan, Tol Cawang Arah Bekasi Macet 6 KM
-
Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 00:16 WIB
5 Pengedar Narkotika Dibekuk di LP Nusakambangan
-
Selasa, 18/06/2013 23:59 WIB
Nurjaman Jadi Pjs Ketua Forum Pemred
-
Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
-
Selasa, 18/06/2013 17:52 WIB
Ini Penampakan Tas Henry yang Disilet Oknum di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 01:38 WIB
Ada Perbaikan Jalan, Tol Cawang Arah Bekasi Macet 6 KM
-
Rabu, 19/06/2013 02:40 WIB
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
-
Selasa, 18/06/2013 09:04 WIB
3 Gaya Lepas Kangen Fathanah-Sefti di Bui KPK
-
Rabu, 19/06/2013 02:29 WIB
Bom Saat Prosesi Pemakaman di Pakistan, 27 Orang Tewas
-
Selasa, 18/06/2013 06:58 WIB
Rieke: BBM Naik, Upah Buruh Juga Harus Naik 30 Persen
-
Selasa, 18/06/2013 13:25 WIB
Agung Laksono 'Interogasi' Jokowi Kenapa Tolak Balsem
-
422 Komentar
-
356 Komentar
-
283 Komentar
-
255 Komentar
-
223 Komentar
-
209 Komentar
-
195 Komentar
-
191 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Selasa, 18/06/2013 21:27 WIB
KPU Publikasikan Profil Lengkap Caleg DPR RI
-
Selasa, 18/06/2013 20:35 WIB
Irjen Djoko: Saya Panggil Rekanan Proyek BPKB karena Distribusi Terlambat
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

