detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 23:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 10/03/2011 10:34 WIB

Kronologi Penembakan Waria Taman Lawang Versi Korban

Rachmadin Ismail - detikNews
TKP Penembakan (Fajar/detikcom)
Jakarta - Dini hari itu, para waria di Taman Lawang sedang asyik-asyiknya mengobrol. Tiba-tiba datang dua orang pria misterius menggunakan motor dengan kecepatan tinggi. Dor! Dor! Dor! Berondongan tembakan pun dilepaskan. Satu orang tewas dan dua terluka.

Berikut kronologi kejadian versi koordinator LSM Arus Pelangi, Widodo Budidarmo, yang menghimpun keterangan para waria di lokasi kejadian, Kamis (10/3/2011):

Pukul 03.00 WIB


Para waria yang biasa mangkal di Taman Lawang, bercengkerama sambil menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

Mereka ini termasuk 8 orang waria yang sedang mangkal di depan rumah Jl Taman Lawang No 14, Menteng, Jakarta Pusat, tersebut.

Pukul 04.00 WIB


Dari arah Jl Teluk Betung, muncul dua orang yang mengendarai motor. Menurut para waria, mereka berkaus putih dan bercelana pendak.

Tanpa ba, bi, bu, mereka langsung menembaki para waria dengan membabi buta. "Kita waktu itu lagi ngobrol-ngobrol saja. Mereka langsung nembakin kita, tanpa alasan yang jelas," ucap Widodo menyitir ucapan temannya, kepada detikcom.

Sekitar pukul 04.30 WIB


Faizal alias Shakira langsung tewas seketika karena ditembak di bagian dada. Sementara, dua orang yang luka adalah Agus alias Venus dan Tantan. Venus tertembak di dada dan tidak sadar. Sedangkan Tantan, tertembak di pinggang dan tangan.

Sekitar pukul 05.00 WIB


Venus dan Tantan dilarikan ke RSCM untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan Shakira dibawa ke instalasi jenazah RSCM.

Pukul 07.00 WIB

Para saksi hidup segera dibawa ke Polsek Menteng untuk dimintai keterangan. Polisi pun melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

Hingga pukul 10.20 WIB

Polisi masih memintai saksi para waria yang berada di lokasi kejadian. Sementara bercak darah akibat penembakan itu masih terlihat di TKP dan hanya ditutupi tanah.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close