detikcom
Rabu, 09/03/2011 16:25 WIB

Saatnya PNS Pensiun Dini

Rosi Sugiarto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Saat desakan memperpanjang batas usia pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) jadi 58 tahun terus bergulir, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Jimly Asshiddiqie, justru menilai umur pensiun PNS harus lebih pendek dari yang berlaku saat ini.

"Umur PNS, 50 tahun saja sudah cukup," ujar Jimly dalam seminar 'Redefinisi Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dalam Sistem Ketatanegaraan RI' yang diselenggarakan Kementerian PAN di Jakarta, Selasa 1 Maret 2011.

PNS sebaiknya cepat pensiun supaya ketika tamat bekerja masih produktif , demikian menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. Di usia 50, tambah dia, PNS bisa membangun usaha yang baru, memanfaatkan jaringannya saat masih berdinas, termasuk untuk mengembangkan pasar usaha pasca pensiun nanti.

Sebagai salah seorang PNS, kami sangat setuju jika usia pensiun PNS diperpendek dari yang semula berdurasi 55-58 tahun menjadi 50 tahun. Dengan memangkas usia saat pensiun tersebut diharapkan para pensiunan PNS masih bisa produktif, membuka lapangan kerja dengan berwira usaha, dan bisa lebih menikmati hidup lebih lama.

Di usia 50 tahun pensiunan PNS masih memiliki tenaga untuk memulai usaha baru. Selain memanfaatkan tenaga, juga bisa memanfaatkan jaringan atau relasi yang sudah terbangun selama bekerja sebagai PNS.

Bahkan usulan tersebut juga mendapat dukungan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi E.E. Mangindaan. Menurut Mangindaan, usulan tersebut bisa lebih mengefisienkan penggunaan anggaran negara untuk belanja gaji pegawai. Apalagi saat ini, lebih dari empat juta jumlah PNS telah menyerap anggaran sekitar 38 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain itu mempercepat masa kerja PNS akan selalu me-refresh kinerja. Sehingga para pegawai masih muda-muda. Selain itu dengan memudakan masa pensiun, membuat PNS bisa lebih produktif dengan menjalankan bisnis dan membuka lapangan kerja atau berkiprah di bidang sosial keagamaan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wwn/wwn)




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%