Detik.com News
Detik.com

Rabu, 09/03/2011 12:36 WIB

KPK Periksa Dirjen Listrik Kementerian ESDM Lagi

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jacob Purwono lagi. Jacob akan diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya.

Jacob yang mengenakan kemeja bergaris warna hitam datang di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/3/2011)
sekitar pukul 10.30 WIB.

Jacob didampingi dua kuasa hukumnya. Namun Jacob sama sekali menolak memberikan komentar saat dicecar pertanyaan oleh wartawan.

Jacob diduga melakukan mark-up dalam proyek pengadaan dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya berupa Solar Home System (SHS) tahun 2007-2008 dengan nilai total kerugian negara hingga Rp 119 miliar. Lalu, pada proyek yang sama di tahun 2009, keuangan negara yang dirugikan mencapai Rp 150 miliar.

Jacob menyandang status tersangka atas proyek tahun 2007-2008 sejak 29 Juni 2010 bersama pejabat pembuat komitmen bernama Kosasih. Sedangkan untuk proyek yang kedua, Jacob dijerat sebagai tersangka pada 29 Agustus 2010 bersama pejabat pembuat komitmen Ridwan Sanjaya.

Para tersangka diduga melanggar pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 dan atau pasal 5 dan atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

Selain Jacob Purwono, KPK juga mengagendakan pemeriksaan sejumlah tersangka dalam kasus yang berbeda-beda. Antara lain Sekretaris Menkokesra era Aburizal Bakrie, Sutedjo Yuwono.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/aan)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%