Selasa, 08/03/2011 18:49 WIB

Wah! Surat Yasin Raksasa Untuk Almarhum Istri Tercinta

Arbi Anugrah - detikNews
Foto: Arbi (detikcom)
Banyumas - Doa adalah hadiah sempurna untuk orang tercinta yang sudah berada di alam baka. Itulah yang diyakini Toeriman Madyo Miharjo (79) yang cintanya tak pernah putus untuk almarhum istrinya. Dia membuat Surat Yasin raksasa selama 8 bulan menjelang 1.000 hari wafat sang istri.

Saat detikcom berkunjung ke rumahnya di Kelurahan Karang Pucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (8/3/2011), Toeriman menyambut ramah. Dirinya mengaku membuat buku Yasin karena terinpirasi orang-orang selalu membaca Surat Yasin ketika ada orang yang meninggal.

Dia berpikir, kenapa tidak satu Surat Yasin yang bisa dibaca banyak orang beramai-ramai. Dirinya lantas mencoba membuat Surat Yasin raksaksa yang terbuat dari 50 lembar kertas manila serta triplek pada bagian covernya.

Menurut dia, pada awalnya dia tidak bisa menulis huruf Arab dengan baik. Namun karena tekad yang besar membuatnya terus dan terus belajar menulis huruf Arab dengan baik dan benar. Berkat ketekunannya tersebut akhirnya buku yang ia impikan dapat terwujud.

"Awalnya saya tidak bisa menulis huruf Arab. Karena keinginan saya untuk membuatkan Surat Yasin untuk almarhum istri saya, akhirnya saya terus belajar," ujar pensiunan guru bahasa Jawa ini.

Dia menambahkan, untuk membuat buku Surat Yasin ini dirinya sudah menghabiskan 24 spidol besar dengan enam botol tinta spidol. Menurutnya, sebelum menulis dirinya harus berwudhu terlebih dahulu. Saat wudhu yang ia lakukan batal, dia pun berhenti membuat buku, dan segera berwudhu kembali untuk melanjutkan menulis.

Selain ukurannya yang terbilang raksaksa, Surat Yasin ini memiliki kelebihan dibanding Surat Yasin pada umumnya. Dalam buku Surat Yasin yang dia buat juga dilengkapi dengan terjemahan yang ditulis dalam aksara Jawa, selain terjemahan dalam bahasa Indonesia.

"Saat ini buku saya simpan di rumah. Saya tidak tahu sudah menghabiskan uang berapa untuk membuat Surat Yasin ini, semua saya lakukan demi almarhumah," jelas kakek yang sering menggunakan ikat kepala tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fay/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%