detikcom
Kamis, 24/02/2011 09:29 WIB

Banjir Bandang Terjang Buleleng, Bali

Gede Suardana - detikNews
Buleleng - Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Gerokgak Buleleng, Bali. Akibat banjir ini, ratusan rumah terendam air dan lumpur.

Banjir bandang menerjang desa di kawasaan Buleleng Barat akibat hujan deras sejak pukul 21.00 Wita, Rabu (23/2) kemarin. Banjir Bandang ini menerjang beberapa desa di Kecamatan Gerokgak, yaitu Desa Celukan Bawang, Desa Tinga-Tinga dan Desa Pengulon.

Hingga pagi ini, Kamis (24/2/2011), ratusan rumah masih tergenang dan terendam air lumpur. Hujan deras menyebababkan sepanjang jalan menuju Pelabuhan Celukan Bawang serta di perkampungan berubah menjadi sungai.

Banjir bandang merendam 54 rumah di Desa Celukan Bawang, sebanyak 108 rumah di Dusun Tegallalang, 105 rumah di Dusun Munduk Sari dan Dusun Bukit Sari. Dua rumah di Desa Pengulon, sedangkan di Desa Tinga-Tinga, banjir juga mengakibatkan sekitar 47 rumah milik warga terendam.

Ketua RT Mawar Celukan Bawang, Usmanto kepada detikcom mengatakan, air mulai masuk ke dalam pemukiman warga sejak pukul 21.00 Wita akibat luapan air sungai yang tidak mampu menampung air yang mengalir dari arah selatan akibat hujan deras. "Air masuk ke rumah setinggi satu setengah meter," paparnya.

Warga desa berupaya untuk mengungsikan sejumlah harta benda termasuk keluarganya ke lokasi yang aman. "Terpaksa mengungsi untuk menghindari genangan air yang membawa lumpur," imbuh Ridwan.

Ketinggian banjir bandang di Desa Celukan Bawang, Desa Tinga-Tinga dan Desa Pengulon mencapai 1,5 meter. Derasnya aliran air hingga menjelang subuh, menyebabkan rumah milik Made Atas, warga Desa Celukan Bawang ambruk.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gds/mok)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%