Ical Pertanyakan Alasan Pemerintah Masih Impor Beras
Rabu, 23/02/2011 18:33 WIB
Jakarta
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mempertanyakan masih adanya kebijakan impor beras. Sebab, produksi padi saat ini sedang mengalami masa peningkatan.
"Ngapain impor beras. Tadi saya nanya ke Dirjen Sarana dan Prasarana (Kementan) bahwa jawabnya produksi padi tinggi, terutama di saat masa panen ini," kata Ical panggilan akrabnya, saat melakukan panen raya bersama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Serang, Banten, Rabu (23/2/2011).
Ical mengatakan jika memang stok beras sudah cukup dari petani, maka sudah kewajiban pemerintah untuk membelinya dari petani lokal.
"Kita beli saja dari petani," imbuhnya.
Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Ical berharap pemerintah juga menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah di tingkat petani dalam rangka menaikkan Nilai Tukar Petani (NTP). Diharapkan pemerintah atau Bulog bisa memberi HPP dengan harga Rp 2640.
"Tetapi saya kira untuk kepentingan petani juga alangkah baiknya kalau pemerintah menaikan harga tersebut sehingga menaikan harga yang lebih sehingga stock beras ada lagi,” ujarnya.
Hal senada juga dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo. Firman yang juga ikut dalam panen raya itu menyatakan bahwa fraksinya sangat menolak adanya kebijakan impor beras. Untuk itu, Firman mendesak pemerintah mencabut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 241/2010 tentang Pembebasan Bea Masuk Impor serta PMK Nomor 13/2011 tentang Perubahan 57 Pos Tarif Bahan Pangan.
"Karena kebijakan tersebut sangat merugikan petani dengan membanjirnya produk impor," jelasnya.
Di banding melakukan kebijakan produk impor, Firman juga mendesak pemerintah melakukan terobosan konkrit untuk memberdayakan nasib petani dan cara mempermudah berbagai kebijakan pro-petani. Di antaranya memberikan kemudahan pupuk.
"Jika pemerintah mempertahankan kebijakan impor beras, maka yang diuntungkan adalah para spekulan dan importir yang selama ini menikmati keuntungan," paparnya.
(mpr/ndr)
"Ngapain impor beras. Tadi saya nanya ke Dirjen Sarana dan Prasarana (Kementan) bahwa jawabnya produksi padi tinggi, terutama di saat masa panen ini," kata Ical panggilan akrabnya, saat melakukan panen raya bersama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Serang, Banten, Rabu (23/2/2011).
Ical mengatakan jika memang stok beras sudah cukup dari petani, maka sudah kewajiban pemerintah untuk membelinya dari petani lokal.
"Kita beli saja dari petani," imbuhnya.
Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Ical berharap pemerintah juga menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah di tingkat petani dalam rangka menaikkan Nilai Tukar Petani (NTP). Diharapkan pemerintah atau Bulog bisa memberi HPP dengan harga Rp 2640.
"Tetapi saya kira untuk kepentingan petani juga alangkah baiknya kalau pemerintah menaikan harga tersebut sehingga menaikan harga yang lebih sehingga stock beras ada lagi,” ujarnya.
Hal senada juga dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo. Firman yang juga ikut dalam panen raya itu menyatakan bahwa fraksinya sangat menolak adanya kebijakan impor beras. Untuk itu, Firman mendesak pemerintah mencabut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 241/2010 tentang Pembebasan Bea Masuk Impor serta PMK Nomor 13/2011 tentang Perubahan 57 Pos Tarif Bahan Pangan.
"Karena kebijakan tersebut sangat merugikan petani dengan membanjirnya produk impor," jelasnya.
Di banding melakukan kebijakan produk impor, Firman juga mendesak pemerintah melakukan terobosan konkrit untuk memberdayakan nasib petani dan cara mempermudah berbagai kebijakan pro-petani. Di antaranya memberikan kemudahan pupuk.
"Jika pemerintah mempertahankan kebijakan impor beras, maka yang diuntungkan adalah para spekulan dan importir yang selama ini menikmati keuntungan," paparnya.
(mpr/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
