detikcom
Sabtu, 19/02/2011 06:31 WIB

Pesawat Merpati Tergelincir Akibat Gagal Take Off di Kupang

Irwan Nugroho - detikNews
Ilustrasi (airport-data.com)
Jakarta - Sebuah pesawat Merpati MA 60 mengalami gagal take off di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Beruntung tidak ada korban dalam musibah ini.

Seorang saksi mata, Robin, yang tengah berada di bandara tersebut mengatakan, kecelakan pesawat baling-baling itu terjadi pada pukul 06.20 WITA, Sabtu (19/2/2011).

"Pas mau ngangkat (take off) ke udara, nggak jadi. Pesawat tergelincir ke luar dari landasan," kata Robin, kepada detikcom.

Menurut Robin, begitu pesawat berhenti di luar landasan, 2 unit mobil pemadam kebakaran mendekat ke pesawat. Namun, ia tidak melihat munculnya percikan api dari pesawat tersebut.

"Semua penumpang sudah dievakuasi," kata penumpang yang hendak terbang ke Jakarta ini.

Pihak Bandara El Tari membenarkan adanya kecelakaan pesawat Merpati tersebut. Pesawat dengan tujuan Ruteng berikut penumpanganya itu sedang dievakuasi.

"Memang sempat ada kerusakan sedikit, tapi nggak apa-apa. Penumpangnya sudah dievakuasi. Namun, untuk berapa jumlahnya, langsung tanya ke Merpati saja," kata Lydia, salah satu petugas Bandara El Tari saat dihubungi.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(irw/irw)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%
MustRead close