detikcom
Sabtu, 19/02/2011 06:31 WIB

Pesawat Merpati Tergelincir Akibat Gagal Take Off di Kupang

Irwan Nugroho - detikNews
Ilustrasi (airport-data.com)
Jakarta - Sebuah pesawat Merpati MA 60 mengalami gagal take off di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Beruntung tidak ada korban dalam musibah ini.

Seorang saksi mata, Robin, yang tengah berada di bandara tersebut mengatakan, kecelakan pesawat baling-baling itu terjadi pada pukul 06.20 WITA, Sabtu (19/2/2011).

"Pas mau ngangkat (take off) ke udara, nggak jadi. Pesawat tergelincir ke luar dari landasan," kata Robin, kepada detikcom.

Menurut Robin, begitu pesawat berhenti di luar landasan, 2 unit mobil pemadam kebakaran mendekat ke pesawat. Namun, ia tidak melihat munculnya percikan api dari pesawat tersebut.

"Semua penumpang sudah dievakuasi," kata penumpang yang hendak terbang ke Jakarta ini.

Pihak Bandara El Tari membenarkan adanya kecelakaan pesawat Merpati tersebut. Pesawat dengan tujuan Ruteng berikut penumpanganya itu sedang dievakuasi.

"Memang sempat ada kerusakan sedikit, tapi nggak apa-apa. Penumpangnya sudah dievakuasi. Namun, untuk berapa jumlahnya, langsung tanya ke Merpati saja," kata Lydia, salah satu petugas Bandara El Tari saat dihubungi.
(irw/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%