detikcom

Selasa, 15/02/2011 12:07 WIB

Polres Garut Ungkap 38 Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Tasdik - detikNews
Garut - Satuan Narkoba Polres Garut, Jawa Barat (Jabar), mengungkap 38 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Dari jumlah itu, sebesar 35 kasus (90%) adalah pemakaian ganja, sedang sisanya jenis sabu-sabu.

"Mungkin karena Garut merupakan kota kecil yang sulit mencari tempat hiburan seperti diskotik atau tempat hiburan lainnya " ujar Kapolres Garut, AKBP Yayat Ruhiat Hidayat, kepada wartawan di Garut, Selasa (15/2).

Di samping itu, urai Yayat, penggunaan ganja cukup mudah dan praktis serta harganya relatif terjangkau oleh masyarakat pengguna. "Bisa membeli dengan uang Rp 10 ribu, kemudian dilinting terus diisap, beres," katanya.

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Nurjaman menambahkan, umumnya para tersangka pengguna dan pengedar ganja yang berhasil ditangkap jajaran Satuan Narkoba Polres Garut merupakan warga masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.

"Dari 48 tersangka yang kami tangani, mereka kalangan buruh, pegawai rendahan bahkan pengangguran " Ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, paket ganja yang dipasarkan sangat bervariasi dari mulai paket besar hingga paket terkecil. Misalnya harga 1 Kg ganja kering hanya mencapai Rp 2-3 juta. Atau satu 1 ons hanya seharga Rp 600 ribu. Ada pula jenis paket lainnya dengan harga antara Rp 10 hingga 50 ribu.

"Sehingga dengan paket-paket seperti itu, ya, memudahkan pengguna untuk menyesuaikan haga sesuai kocek yang dimiliki " ujar Nurjaman.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(irw/irw)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%