detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 15/02/2011 12:07 WIB

Polres Garut Ungkap 38 Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Tasdik - detikNews
Garut - Satuan Narkoba Polres Garut, Jawa Barat (Jabar), mengungkap 38 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Dari jumlah itu, sebesar 35 kasus (90%) adalah pemakaian ganja, sedang sisanya jenis sabu-sabu.

"Mungkin karena Garut merupakan kota kecil yang sulit mencari tempat hiburan seperti diskotik atau tempat hiburan lainnya " ujar Kapolres Garut, AKBP Yayat Ruhiat Hidayat, kepada wartawan di Garut, Selasa (15/2).

Di samping itu, urai Yayat, penggunaan ganja cukup mudah dan praktis serta harganya relatif terjangkau oleh masyarakat pengguna. "Bisa membeli dengan uang Rp 10 ribu, kemudian dilinting terus diisap, beres," katanya.

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Nurjaman menambahkan, umumnya para tersangka pengguna dan pengedar ganja yang berhasil ditangkap jajaran Satuan Narkoba Polres Garut merupakan warga masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.

"Dari 48 tersangka yang kami tangani, mereka kalangan buruh, pegawai rendahan bahkan pengangguran " Ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, paket ganja yang dipasarkan sangat bervariasi dari mulai paket besar hingga paket terkecil. Misalnya harga 1 Kg ganja kering hanya mencapai Rp 2-3 juta. Atau satu 1 ons hanya seharga Rp 600 ribu. Ada pula jenis paket lainnya dengan harga antara Rp 10 hingga 50 ribu.

"Sehingga dengan paket-paket seperti itu, ya, memudahkan pengguna untuk menyesuaikan haga sesuai kocek yang dimiliki " ujar Nurjaman.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(irw/irw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%