Jenazah Teknisi Pesawat Cassa Tiba di Medan, Langsung Dimakamkan
Minggu, 13/02/2011 20:33 WIB
Medan
Jenazah Sahrul Nasution (46) salah seorang teknisi pesawat Cassa C212-100 milik PT Sabang Merauke Airline Charter (SMAC) yang tewas dalam kecelakaan pesawat di Kepulauan Riau (Kepri) sudah tiba di Medan. Jenazah langsung dijemput keluarga untuk dimakamkan.
Jenazah Sahrul tiba di kawasan Delta, Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat SMAC sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (13/2/2011). Sebelumnya, pesawat SMAC diterbangkan dari Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang bersama jenazah Suroto, salah seorang teman korban yang ikut dalam kecelakaan, Sabtu (12/2/2011) kemarin. Pesawat sempat singgah di Bandara Sultan Sarif Kasim, Jambi menurunkan jenazah Suroto, kemudian dilanjutkan terbang ke Medan.
Setiba di Bandara Polonia Medan, pihak keluarga langsung mengevakuasi jenazah Sahrul dari atas pesawat ke mobil ambulance. Kemudian jenazah Sahrul dibawa ke rumah duka di Desa Sri Gunting, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, sekitar 50 kilometer dari Medan.
Pihak keluarga langsung bergegas meninggalkan bandara karena jenazah direncanakan akan dimakamkan hari ini juga di lokasi pemakaman lokasinya berjarak beberapa ratus meter dari rumah korban.
Supervisor Operasional dan Keamanan Bandara Polonia Medan, Hasian Dongoran mengatakan, mobil ambulance langsung menjemput jenazah dari kawasan Delta Bandara Polonia Medan, tidak melalui kawasan Cargo Bandara.
“Untuk mempermudah proses evakuasi, mobil ambulance langsung masuk ke kawasan Delta Bandara Polonia. Pihak keluarga memburu waktu untuk segera memakamkan korban,” kata Dongoran.
Sahrul Nasution meninggal dalam usia 46 tahun. Dia meninggalkan seorang isteri, Laila Fauzi (39) dan lima orang anak. Dia bekerja sebagai teknisi di PT SMAC selama 25 tahun.
Pesawat Cassa C212-100 milik PT SMAC yang dinaiki Sahrul, jatuh pada Sabtu (12/2/2011) sekitar pukul 13.45 WIB. Sebelum mengalami kecelakaan, pesawat take off dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang dalam uji coba mesin. Sekitar 20 menit mengudara, tiba-tiba pesawat menukik ke bawah dan jatuh di kawasan hutan Malang Rapat, Tanjung Berakit, Gunung Kijang, Bintan, Kepri atau sekitar 60 kilometer dari Tanjung Pinang. Akibatnya, pesawat menghujam ke rawa-rawa sedalam empat meter dengan ekor patah. Dalam peristiwa ini, lima awak pesawat tewas, termasuk Sahrul Nasution.
(rul/mad)
Jenazah Sahrul tiba di kawasan Delta, Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat SMAC sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (13/2/2011). Sebelumnya, pesawat SMAC diterbangkan dari Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang bersama jenazah Suroto, salah seorang teman korban yang ikut dalam kecelakaan, Sabtu (12/2/2011) kemarin. Pesawat sempat singgah di Bandara Sultan Sarif Kasim, Jambi menurunkan jenazah Suroto, kemudian dilanjutkan terbang ke Medan.
Setiba di Bandara Polonia Medan, pihak keluarga langsung mengevakuasi jenazah Sahrul dari atas pesawat ke mobil ambulance. Kemudian jenazah Sahrul dibawa ke rumah duka di Desa Sri Gunting, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, sekitar 50 kilometer dari Medan.
Pihak keluarga langsung bergegas meninggalkan bandara karena jenazah direncanakan akan dimakamkan hari ini juga di lokasi pemakaman lokasinya berjarak beberapa ratus meter dari rumah korban.
Supervisor Operasional dan Keamanan Bandara Polonia Medan, Hasian Dongoran mengatakan, mobil ambulance langsung menjemput jenazah dari kawasan Delta Bandara Polonia Medan, tidak melalui kawasan Cargo Bandara.
“Untuk mempermudah proses evakuasi, mobil ambulance langsung masuk ke kawasan Delta Bandara Polonia. Pihak keluarga memburu waktu untuk segera memakamkan korban,” kata Dongoran.
Sahrul Nasution meninggal dalam usia 46 tahun. Dia meninggalkan seorang isteri, Laila Fauzi (39) dan lima orang anak. Dia bekerja sebagai teknisi di PT SMAC selama 25 tahun.
Pesawat Cassa C212-100 milik PT SMAC yang dinaiki Sahrul, jatuh pada Sabtu (12/2/2011) sekitar pukul 13.45 WIB. Sebelum mengalami kecelakaan, pesawat take off dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang dalam uji coba mesin. Sekitar 20 menit mengudara, tiba-tiba pesawat menukik ke bawah dan jatuh di kawasan hutan Malang Rapat, Tanjung Berakit, Gunung Kijang, Bintan, Kepri atau sekitar 60 kilometer dari Tanjung Pinang. Akibatnya, pesawat menghujam ke rawa-rawa sedalam empat meter dengan ekor patah. Dalam peristiwa ini, lima awak pesawat tewas, termasuk Sahrul Nasution.
(rul/mad)
Baca Juga
- Jenazah Pilot Pesawat Cassa 212 Berhasil Dievakuasi
- Pesawat Cassa 212 Jatuh
Jenazah Pilot Masih Terjepit, Proses Evakuasi Dilanjutkan - Pesawat Cassa 212 Jatuh
Jenazah Co Pilot Richard Berhasil Dievakuasi - Sriwijaya Air Tujuan Jakarta-Gorontalo Delay 3 Kali, Penumpang Kesal
- KNKT Selidiki Penyebab Jatuhnya Pesawat Cassa 212
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
