Buyung Anggap Gayus Sudah Tak Bisa Dipercaya
Kamis, 10/02/2011 18:17 WIB
Gayus Tambunan
Jakarta
Gayus Tambunan masih dipercaya oleh Adnan Buyung Nasution sebagai kliennya hingga saat pembacaan pledoi di persidangan. Namun setelah itu, Gayus tiba-tiba berbalik arah. Kini, tak ada lagi kepercayaan di antara keduanya.
Bagi Buyung, faktor kepercayaan adalah hal utama dalam hubungan antara klien dan pengacara. Karena itu, apa yang dilakukan Gayus seolah meruntuhkan hubungan profesional tersebut.
"Semua karena dasar kepercayaan ya. Karena itu, saya mundur," kata Buyung di depan para peserta acara dialog di Ary Suta Center, Jl Prapanca, Jaksel, Kamis (10/2/2011).
Awalnya, kata Buyung, Gayus bisa dipercaya karena berjanji akan membongkar praktik mafia pajak dan hukum sampai ke akar-akarnya. Bahkan, Gayus siap dihukum mati.
Atas alasan itulah Buyung kemudian mau membela Gayus. Padahal, pihak keluarga dan sejumlah rekannya sempat mempertanyakan langkah tersebut.
"Tapi saya kasihan, orang yang sedang terjepit belum apa-apa sudah dihukum. Apalagi yang datang istri dan mertuanya. Ya sudah saya bela," sambungnya.
Namun kini, Buyung malah berbalik kecewa. Kesaksian yang sudah disampaikan pada dirinya, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, tim independen Polri hingga majelis hakim di persidangan tiba-tiba mau dicabut kembali.
"Dalam hidup saya, dua kali saya mundur karena dibohongi klien. Pertama dalam perkara Bank Bali, sekarang ini," tegasnya.
"Tidak mgkin kita bisa membela sepenuh hati kalau dia mencla-mencle. Makanya kalau Anda jadi pengacara sudah dibohongi, tinggalkan!" pesan Buyung pada hadirin di acara.
(mad/nwk)
Bagi Buyung, faktor kepercayaan adalah hal utama dalam hubungan antara klien dan pengacara. Karena itu, apa yang dilakukan Gayus seolah meruntuhkan hubungan profesional tersebut.
"Semua karena dasar kepercayaan ya. Karena itu, saya mundur," kata Buyung di depan para peserta acara dialog di Ary Suta Center, Jl Prapanca, Jaksel, Kamis (10/2/2011).
Awalnya, kata Buyung, Gayus bisa dipercaya karena berjanji akan membongkar praktik mafia pajak dan hukum sampai ke akar-akarnya. Bahkan, Gayus siap dihukum mati.
Atas alasan itulah Buyung kemudian mau membela Gayus. Padahal, pihak keluarga dan sejumlah rekannya sempat mempertanyakan langkah tersebut.
"Tapi saya kasihan, orang yang sedang terjepit belum apa-apa sudah dihukum. Apalagi yang datang istri dan mertuanya. Ya sudah saya bela," sambungnya.
Namun kini, Buyung malah berbalik kecewa. Kesaksian yang sudah disampaikan pada dirinya, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, tim independen Polri hingga majelis hakim di persidangan tiba-tiba mau dicabut kembali.
"Dalam hidup saya, dua kali saya mundur karena dibohongi klien. Pertama dalam perkara Bank Bali, sekarang ini," tegasnya.
"Tidak mgkin kita bisa membela sepenuh hati kalau dia mencla-mencle. Makanya kalau Anda jadi pengacara sudah dibohongi, tinggalkan!" pesan Buyung pada hadirin di acara.
(mad/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:11 WIB
PD Investigasi Dalang Penyerangan Terhadap Anas & Ibas di Ternate
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 11:55 WIB
Polisi Sita Sepucuk Pistol dari Pembunuh Wartawan Senior TVRI
-
Minggu, 27/05/2012 11:52 WIB
PD Tarik Wacana Pencapresan Ani Yudhoyono karena SBY Marah?
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
295 Komentar
-
286 Komentar
-
251 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
