Rabu, 09/02/2011 10:59 WIB

Vila Langgar Kesucian Pura Uluwatu

DPRD Badung Desak Revisi Perda RTRW Bali

Gede Suardana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - DPRD Badung mendesak Gubernur Bali Made Mangku Pastika menunda penerapan dan merevisi Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bali. Jika Perda itu dilaksanakan, maka puluhan hotel di Bali akan terancam dibongkar.

"Terkait surat gubernur, kita meminta agar menunda penertiban itu. Perlu revisi Perda No 16 Tahun 2009 tentang Rencana RTRW Bali 2009-2029," kata Ketua DPRD Badung, Made Sumer kepada detikcom melalui telepon, Rabu (9/2/2011).

Sumer menilai, jika Perda RTRW dilaksanakan secara murni, maka puluhan hotel di Uluwatu dan Kuta akan terancam dibongkar.

"Dapat dibayangkan jika Perda RTRW itu dilaksanakan secara murni, siapa yang ganti rugi jika Hotel Bvlgari meminta ganti rugi triliunan rupiah jika dibongkar," kata Sumer.

Puluhan hotel di Kuta pun, menurut Sumer, akan dinyatakan melanggar sempadan pantai. "Berapa hotel di Kuta yang melanggar sempadan pantai. Penertiban sulit dilakukan karena banyak hotel yang harus dibongkar. Berapa ganti rugi semuanya. Ini sangat meresahkan masyarakat," katanya.

Sumer menambahkan jika membongkar vila dan restoran di kawasan Uluwatu harus ada aturan pembongkaran, seperti besaran dan siapa yang bertanggungjawab memberikan ganti rugi.

Untuk itu, DPRD Badung meminta Gubernur Pastika menunda penegakan Perda RTRW kemudian merevisinya sehingga pelaksanaan menjadi serasi dan harmonis.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/rdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%