detikcom

Senin, 07/02/2011 11:59 WIB

Mesir Bergolak

AS Kerahkan Kapal Perang dan Tentara ke Mesir video foto

Rita Uli Hutapea - detikNews
kapal perang USS Kearsarge (Press TV)
Kairo - Mesir terus bergolak. Di tengah revolusi yang melanda negeri itu, Amerika Serikat (AS) mengerahkan kapal-kapal perangnya termasuk sebuah kapal perang dengan 800 tentara dan aset-aset militer lainnya ke Mesir.

Menurut pejabat-pejabat di Washington, seperti dilansir media Press TV, Senin (7/4/2011), langkah itu sebagai persiapan kalau-kalau terjadi evakuasi besar-besaran warga AS dari Mesir.

Beredar rumor bahwa AS tengah melakukan intervensi militer di Kairo dengan mengerahkan kapal-kapal perang tersebut. Namun hal itu dibantah Pentagon. Ditegaskan Pentagon, pengerahan kapal-kapal perang tersebut terutama untuk evakuasi warga AS jika situasi di Mesir terus memburuk.

Langkah ini diambil AS setelah bulan lalu diberitakan bahwa resimen aviasi AS telah digerakkan untuk ditempatkan ke Semenanjung Sinai di Mesir guna mendukung pasukan multinasional yang mengawasi perjanjian damai Mesir-Israel.

Aksi demo telah melanda Mesir sejak bulan Januari lalu. Para demonstran menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur. Namun pemimpin yang telah berkuasa selama 30 tahun itu menolak untuk mundur saat ini sesuai desakan para demonstran. Mubarak telah menegaskan dirinya baru akan mundur setelah pemilihan presiden yang rencananya akan digelar pada September mendatang.

Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sejauh ini setidaknya 300 orang telah tewas dan ribuan lainnya luka-luka selama berlangsungnya aksi demonstrasi antipemerintah di Mesir.

(ita/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%