Detik.com News
Detik.com

Senin, 31/01/2011 09:22 WIB

Laporan dari Mongolia

Mongolia dalam Selimut Putih

Nurvita Indarini - detikNews
Halaman 1 dari 2
Mongolia dalam Selimut Putih
Ulaanbaatar - Sejauh mata memandang, Mongolia bak tertutup selimut putih. Salju di mana-mana. Maklum, pada Januari 2011 ini, Mongolia masih mengalami musim dingin.

Salju menumpuk di pinggir-pinggir jalan. Sungai pun tak lagi berisi air, melainkan salju. Pohon-pohon kehilangan daunnya.

Temperatur udara sangat dingin. Rata-rata minus 16 derajat Celcius hingga minus 25 derajat Celcius. Dingin dan kering. Konon musim dingin pada akhir Januari ini merupakan yang terdingin sepanjang tahun. Brrr...

Selimut putih yang menutupi Mongolia terlihat sejak detikcom menginjakkan kaki pertama kali ke tanah Chinggis Khan (Indonesia mengenalnya sebagai Jenghis Khan) ini pada 23 Januari 2011 lalu. Tumpukan salju menggunung di sekitar tempat parkir Bandara Internasional Chinggis Khan.

Sepanjang jalan menuju Chinggis Khan Hotel di tengah kota Ulaanbaatar, hamparan salju terlihat begitu jelas. Ketika detikcom berkesempatan mengunjungi bukit Zaisan yang berjarak sekitar 7 km dari pusat kota Ulaanbaatar, selimut putih yang menutupi kota semakin jelas.

Sungai yang mengair di tengah kota, tak jauh dari Hotel Chinggis Khan pun tak lagi tampak airnya. Salju menutupi permukaan sungai itu.

Saking dingin dan keringnya udara, bagi yang tidak terbiasa tentu kulit dan bibirnya akan mudah kering dan terluka. Karena itu pelembab menjadi sangat penting keberadaannya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vit/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%