detikcom
Kamis, 27/01/2011 18:21 WIB

Sopir Elf Jadi Tersangka Kecelakaan Maut 9 Tewas di Cirebon

Faiq Resha - detikNews
Jakarta - Polisi akhirnya menetapkan Ruslan, sopir minibus (elf) sebagai tersangka dalam tabrakan yang mengakibatkan 9 nyawa melayang. Hal ini dilakukan polisi setalah memeriksa sejumlah saksi.

"Sopir minibus, kita tetapkan sebagai tersangka. Ini sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, apakah ada tersangka baru, dan apakah tabrakan ini melibatkan kendaraan lain." ujar Kasat Lantas Polres Cirebon, AKP Edwin Affandi di depan wartawan, Kamis (27/1/2011).

Sebagai kesimpulan awal, sopir minibus ditetapkan sebagai tersangka karena mengemudi dalam kecepatan tinggi, ada unsur tidak konsentrasi hingga menabrak median jalan. Polisi menilai pengemudi lalai sehingga menyebabkan orang lain kehilangan nyawa.

Disinggung jumlah penumpang yang berlebihan, Edwin menampik. Dia mengatakan muatan penumpang masih toleran dan sesuai dengan tempat duduk, yaitu 13 orang.

Sekitar pukul 03.00 WIB, semua korban meninggal diberangkatkan ke kampung halaman korban, di Desa Dukuh benda Kecamatan Bumi Jawa Kabupaten, Tegal, Jawa Tengah.

Korban tewas diangkut menggunakan 3 ambulans, begitu juga dengan korban luka akan dirawat di rumah sakit terdekat dengan rumah korban.

Kecelakaan yang merenggut 9 korban tewas dan 4 korban luka, terjadi di jalur pantura, tepatnya di Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, dini hari tadi. Rencanya penumpang akan menuju Jakarta, untuk kembali bekerja sebagai sopir taksi, tenaga serabutan dan sopir bajaj.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rdf/rdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close