Kamis, 27/01/2011 13:04 WIB

Gamawan Pamer Foto Timpangnya Pembangunan RI-Malaysia di Perbatasan

Adi Lazuardi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pembangunan di perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat dengan Serawak ternyata sangat timpang. Kondisi perbatasan di Malaysia sudah tampak lebih maju daripada di perbatasan Indonesia.

"Padahal rumah ini dua-duanya bertetanggaan di satu wilayah Indonesia dan Malaysia," kata Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Gamawan Fauzi.

Hal itu disampaikan Gamawan sambil menunjukkan foto-foto perbedaan kondisi perbatasan dalam raker dengan anggota Komisi II DPR, Senayan, Kamis (27/1/2011). Namun Gamawan tak menyebutkan kapan foto-foto tersebut diambil.

Pria yang juga menjabat sebagai Mendagri ini membawa 4 foto kondisi perbatasan RI. 3 Di antaranya perbatasan Kalimantan Barat-Serawak. Sedangkan 1 foto lainnya perbatasan RI-Papua Nugini.

Foto pertama yang ditunjukkan Gamawan ke DPR yakni foto rumah-rumah warga RI dan Malaysia. Gamawan membandingkan rumah warga RI di perbatasan sudah tidak layak huni. Kondisi bangunannya sudah mulai lapuk. Rumah warga Indonesia ini pun terbuat dari kayu.

Kondisi ini berbeda jauh dengan rumah warga Malaysia. Rumah warga Malaysia terbuat dari tembok dengan cat yang masih baru. Bahkan beberapa di antaranya sudah bertingkat dua.

Kemudian Gamawan menunjukkan foto kedua. Di foto kedua ini tampak kondisi jalan di perbatasan RI-Malaysia. Jalan di perbatasan RI terlihat belum diaspal, sebagian berumput dan berbatuan. Sementara di Malaysia sudah diaspal.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(gus/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close