detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 24/01/2011 23:39 WIB

Ini Dia Ledakan Bom di Rusia 16 Tahun Terakhir

Anwar Khumaini - detikNews
Halaman 1 dari 4
Foto: CNN (diambil dari Youtube)
Moskow - Ledakan bom yang terjadi di Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia ternyata yang terparah sejak tahun 1994. Pada tahun 1994 silam, puluhan ribu orang tewas dalam perang melawan Chechnya.

Berikut riwayat ledakan-ledakan bom di negara pecahan Uni Soviet tersebut sejak 1994-2011, seperti dilansir reuters, Senin (24/1/2011).

1994-1996 - Puluhan ribu orang tewas dalam perang Chechnya pertama.

Juni 1995 - Pemberontak Chechnya merebut ratusan sandera di sebuah rumah sakit di kota Budennovsk, Rusia selatan. Lebih dari 100 orang tewas dalam serangan pemberontak dan serangan komando Rusia gagal.

Januari 1996 - Pejuang Chechnya menyandera ratusan warga Rusia di sebuah rumah sakit di Kizlyar di kota Dagestan, kemudian mereka dipindahkan dengan bus ke kota Pervomaiskoye yang berada di perbatasan Rusia-Chechnya. Setelah ditembaki oleh militer Rusia, sebagian besar pemberontak melarikan diri, tetapi sandera dibunuh.

Juni 1996 - Sebuah bom membunuh empat orang dan melukai sedikitnya 10 orang di Moskow. Pejabat setempat mengatakan pelaku pemboman adalah separatis Chechnya.

November 1996 - Sebuah bom meledak di sebuah blok apartemen di kota Dagestan dan Kaspiysk, dimana banyak prajurit Rusia dan keluarga mereka tinggal di sana. 64 Orang tewas dalam ledakan ini.Next

Halaman 1 2 3 4

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(anw/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%