Detik.com News
Detik.com
Senin, 24/01/2011 08:59 WIB

'Lingkaran UFO' di Sleman Tempati 7 Petak Sawah Siap Panen

Bagus Kurniawan - detikNews
Lingkaran UFO di Sleman Tempati 7 Petak Sawah Siap Panen
Jakarta - Harapan 6 petani pemilik 7 petak sawah di Dusun Jogomangsan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY, untuk segera panen agak tersendat. Sebab lahan mereka saat ini menjadi pusat perhatian setelah ketempatan "lingkaran UFO".

Salah satu pemilik petak sawah adalah Ngadiran. Senin (24/1/2011) pagi ini dia menengok sawahnya yang menjadi tontonan ratusan warga dari atas bukit Gunung Suru. Dia hanya berjaga agar sawahnya tidak diinjak-injak warga.

Sawah Ngadiran dkk berisi padi yang tak lama lagi akan panen. Bulir-bulir padi telah menggelayut.

Agar sawahnya tidak rusak, Ngadiran dan petani lainnya menempatkan tulisan larangan memasuki sawah tersebut. Tanda larangan ditempatkan di sekitar lahan plus di pintu masuk pematang.

Semakin siang, makin banyak warga yang menonton. Mereka menyaksikan dari atas bukit Gunung Suru yang licin akibat hujan semalam. Sedangkan cuaca pagi ini cerah.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrl/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%