detikcom
Sabtu, 08/01/2011 12:55 WIB

Protes Pernyataan Thamrin Tamagola, Warga Dayak Demo di Bundaran HI

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Sedikitnya 100 orang dari Majelis Adat Dayak Nasional demo di Bundaran Hotel Indonesia (HI) mengecam pernyataan Sosiolog UI Thamrin Amal Tamagola terkait sidang Ariel Paterpan. Massa menuntut Thamrin minta maaf.

Pengamatan detikcom, Sabtu (8/1/2011), 20 orang yang mengenakan pakaian adat Dayak dan membawa senjata perisai khas Dayak menari-nari sambil diiringi gendang.

Massa juga membawa poster bertuliskan "Dayak menggugat seret Thamrin ke hukum", "Gelar Prof kok pikiran kotor", dan "Thamrin apa perlu mangkok merah berjalan."

"Kita keberatan dan protes atas pernyataan Saudara Thamrin, ini melukai perasaan dan melecehkan adat istiadat suku Dayak," kata seorang perwakilan, Rustam Acong.

Massa menutut Thamrin mempertanggungjawabkan perbuatanya secara pribadi di depan hukum dan di depan hukum adat dayak untuk menghindari konflik horisontal.

Saat bersaksi di sidang Ariel pada Kamis 2 Desember 2010, Thamrin menyebut hasil penelitiannya bahwa di kalangan masyarakat Dayak yang menganggap bersanggama tanpa diikat perkawinan sebagai hal biasa.

"Kita meminta Thamrin menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan tertulis melalui media massa maupun media elektronik kepada masyarakat Dayak paling lambat 1 minggu," kata Rustam.

Aksi berlangsung tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Puluhan polisi siaga menjaga aksi ini.

Sementara itu Thamrin yang coba dikonfirmasi detikcom, telepon selulernya tidak aktif.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(aan/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%