detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 31/12/2010 06:18 WIB

Hindari Konflik, Presiden PKS Larang Pengurus Bicara Soal Setgab

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Imbauan Partai Demokrat (PD) agar PKS menghentikan wacana poros tengah didengar oleh petinggi PKS. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, menginstruksikan semua pengurus DPP PKS menghentikan segala perdebatan tentang Setgab koalisi.

"Dua hari ini sudah saya instruksikan ke semua pengurus PKS agar tidak berkomentar soal Setgab dan koalisi," ujar Luthfi kepada detikcom, Jumat (31/12/2010).

Hal ini disampaikan Luthfi untuk meredam konflik di internal koalisi karena statement keras kader PKS. Hubungan PKS dengan Setgab sempat memanas setelah Wasekjen PKS Mahfudz Siddik melontarkan wacana pembentukan poros tengah untuk melawan dominasi Golkar dan PD di Setgab.

Luthfi berharap mengurangi pembicaraan dan perbedabatan seputar Setgab koalisi akan mempercepat penyelesaian perbedaan pandangan di Setgab. PKS, menurut Luthfi, juga berhenti memperbincangkan wacana pembentukan poros tengah yang sempat diserukan Mahfudz dan mulai diamini PPP tersebut.

"Kita tidak mau lagi ada komentar, untuk menghindari kesalahpahaman dan distorsi informasi tentang Setgab koalisi," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Wasekjen DPP PD Saan Mustopa mengimbau agar petinggi PKS menghentikan wacana pembentukan poros tengah di dalam koalisi. Saan menilai pembentukan poros tengah mengganggu soliditas koalisi.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(van/nvc)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%