Detik.com News
Detik.com
Jumat, 31/12/2010 06:18 WIB

Hindari Konflik, Presiden PKS Larang Pengurus Bicara Soal Setgab

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Hindari Konflik, Presiden PKS Larang Pengurus Bicara Soal Setgab foto: detikcom
Jakarta - Imbauan Partai Demokrat (PD) agar PKS menghentikan wacana poros tengah didengar oleh petinggi PKS. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, menginstruksikan semua pengurus DPP PKS menghentikan segala perdebatan tentang Setgab koalisi.

"Dua hari ini sudah saya instruksikan ke semua pengurus PKS agar tidak berkomentar soal Setgab dan koalisi," ujar Luthfi kepada detikcom, Jumat (31/12/2010).

Hal ini disampaikan Luthfi untuk meredam konflik di internal koalisi karena statement keras kader PKS. Hubungan PKS dengan Setgab sempat memanas setelah Wasekjen PKS Mahfudz Siddik melontarkan wacana pembentukan poros tengah untuk melawan dominasi Golkar dan PD di Setgab.

Luthfi berharap mengurangi pembicaraan dan perbedabatan seputar Setgab koalisi akan mempercepat penyelesaian perbedaan pandangan di Setgab. PKS, menurut Luthfi, juga berhenti memperbincangkan wacana pembentukan poros tengah yang sempat diserukan Mahfudz dan mulai diamini PPP tersebut.

"Kita tidak mau lagi ada komentar, untuk menghindari kesalahpahaman dan distorsi informasi tentang Setgab koalisi," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Wasekjen DPP PD Saan Mustopa mengimbau agar petinggi PKS menghentikan wacana pembentukan poros tengah di dalam koalisi. Saan menilai pembentukan poros tengah mengganggu soliditas koalisi.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nvc)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%