ICW: Pemberantasan Korupsi oleh SBY Hanya Sebatas Kosmetik
Kamis, 30/12/2010 17:19 WIB
Jakarta
Indonesian Corruption Watch (ICW) menilai pemerintahan SBY tidak sungguh-sungguh dalam melakukan pemberantasan mafia hukum. Program pemberantasan mafia hukum yang didengungkan dianggap hanya sebuah kosmetik.
"Pemberantasan mafia hukum oleh SBY itu hanya kosmetik. Karena hanya dilakukan dipermukaan saja tidak sampai ke akar," ujar peneliti ICW Febri Diansyah saat diskusi 'Refleksi Akhir Tahun' di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (30/12/2010).
Menurutnya, upaya pemberantasan mafia hukum oleh SBY sebatas pencitraan. Hal ini agar masyarakat melihat pemerintah pro terhadap pemberantasan korupsi yang menjadi musuh bangsa ini.
"Karena ditingkatan pengambilan kebijakan tidak menyentuh itu. Lihat bagaimana pemilhan Kapolri dan Jaksa Agung, sangat kontroversial dan instan," terangnya.
Menurut Febri, Kapolri saat ini Jenderal Polisi Timur Pradopo tidak memiliki rekam jejak dalam hal pemberantasan mafia hukum maupun korupsi, begitu juga figur Jaksa Agung Basrief Arief.
"Apakah Timur punya catatan pemberantasan korupsi? Jaksa Agung sekarang juga tidak jauh beda. Tidak akan menang melawan mafia hukum bila kepolisian dan kejaksaan lemah," jelasnya.
Setengah hati pemberantasan mafia hukum juga bisa dilihat dari kasus Gayus Tambunan. Pasca kasus penggelapan pajak tersebut mencuat, ICW tidak menemukan adanya perubahan yang mendasar di tubuh Ditjen Pajak.
"Apakah ada reformasi di Ditjen Pajak? Apa ada atasan Gayus yang kemudian juga diselidiki? 40 Perusahaan yang katanya ditangani Gayus, apa ada yang dimintai keterangan? Semuanya serba tidak jelas," imbuhnya.
(her/gun)
"Pemberantasan mafia hukum oleh SBY itu hanya kosmetik. Karena hanya dilakukan dipermukaan saja tidak sampai ke akar," ujar peneliti ICW Febri Diansyah saat diskusi 'Refleksi Akhir Tahun' di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (30/12/2010).
Menurutnya, upaya pemberantasan mafia hukum oleh SBY sebatas pencitraan. Hal ini agar masyarakat melihat pemerintah pro terhadap pemberantasan korupsi yang menjadi musuh bangsa ini.
"Karena ditingkatan pengambilan kebijakan tidak menyentuh itu. Lihat bagaimana pemilhan Kapolri dan Jaksa Agung, sangat kontroversial dan instan," terangnya.
Menurut Febri, Kapolri saat ini Jenderal Polisi Timur Pradopo tidak memiliki rekam jejak dalam hal pemberantasan mafia hukum maupun korupsi, begitu juga figur Jaksa Agung Basrief Arief.
"Apakah Timur punya catatan pemberantasan korupsi? Jaksa Agung sekarang juga tidak jauh beda. Tidak akan menang melawan mafia hukum bila kepolisian dan kejaksaan lemah," jelasnya.
Setengah hati pemberantasan mafia hukum juga bisa dilihat dari kasus Gayus Tambunan. Pasca kasus penggelapan pajak tersebut mencuat, ICW tidak menemukan adanya perubahan yang mendasar di tubuh Ditjen Pajak.
"Apakah ada reformasi di Ditjen Pajak? Apa ada atasan Gayus yang kemudian juga diselidiki? 40 Perusahaan yang katanya ditangani Gayus, apa ada yang dimintai keterangan? Semuanya serba tidak jelas," imbuhnya.
(her/gun)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:11 WIB
PD Investigasi Dalang Penyerangan Terhadap Anas & Ibas di Ternate
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 11:55 WIB
Polisi Sita Sepucuk Pistol dari Pembunuh Wartawan Senior TVRI
-
Minggu, 27/05/2012 11:52 WIB
PD Tarik Wacana Pencapresan Ani Yudhoyono karena SBY Marah?
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
295 Komentar
-
286 Komentar
-
251 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
