detikcom
Rabu, 29/12/2010 00:10 WIB

Jawa Timur Ranking 1 Peredaran Narkoba Sepanjang 2010

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Dari sepuluh urutan pertama wilayah peredaran narkotika di Indonesia sepanjang 2010, wilayah Polda Jawa Timur menduduki peringkat pertama disusul kemudian dengan Polda Metro Jaya di posisi kedua.

"Dari jumlah kasus yang berhasil diungkap di tiap Polda dalam kurun waktu tahun 2010, Polda Jawa Timur termasuk yang menempati tingkat pertama terbesar di tiap Polda," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Pengmas) Mabes Polri Brigjen Polisi I Ketut Untung Yoga, yang mengaku tidak mengetahui rincian kasus di Polda Jawa Timur.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai konferensi pers hasil pengungkapan kasus Tindak Pidana Narkoba tahun 2010, di Markas Direktorat Narkoba Mabes Polri, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/12/2010).

Menurutnya, berdasarkan catatan Mabes Polri, Polda Metro Jaya menempati peringkat di bawah Polda Jatim. Disusul kemudian Polda Jabar, Polda Sumut, Polda Jateng, Polda Sumsel, Polda Kaltim, Polda Sulut, Polda Bali dan Polda Riau.

"Secara kuantitatif pengungkapan yang terbanyak adalah wilayah Jawa Timur dan secara kualitatif adalah daerah jakarta," kata Yoga.

Hal tersebut kata Yoga, menunjukkan bahwa Jakarta adalah paling banyak mengungkap jaringan sindikat internasionalnya, baik oleh Bareskrim Polri atau Polda Metro Jaya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil rekap laporan yang diterimanya terdapat Polda yang tergolong rendah dalam pengungkapan kasus, seperti Polda Maluku Utara, Polda Maluku, Polda Sultra Polda Gorontalo, dan Polda Papua.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ddt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%