Senin, 20/12/2010 15:32 WIB

Kasus Penembakan Polisi di Depok Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Kasus penembakan anggota Satuan Narkoba Polda Metro Jaya Bripka Muhammad Subur dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Subur terkena tembakan di pinggang kiri saat menangkap tersangka pengedar narkoba.

"Tersangka akan diserahkan ke Polda. Senjata api yang digunakan adalah rakitan," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Anjan Pramuka Putra, saat dihubungi wartawan, Senin (20/12/2010).

Menurut Anjan, tersangka penembakan saat ini telah diamankan di Polres Depok. "Kita menindaklanjuti laporan dan berusaha menangkap tersangka lainnya yang diketahui mengendarai Yamaha Scorpio hitam bernopol B 6421 TVP," kata Anjan.

Anjan menceritakan, tersangka penembakan dan pelaku lainnya sempat melawan saat hendak ditangkap dengan melepaskan tembakan sebanyak 2 kali ke Subur di Depok, Jawa Barat pada Sabtu 18 Desember 2010. Seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri dengan sepeda motor.

"Meski terluka, korban sempat menendang pelaku hingga terjatuh dari kendaraan roda duanya. Pelaku yang ditangkap diketahui bernama Apoy," kata dia.

Barang bukti yang disita senjata rakitan dan tiga gram sabu-sabu.
"Selain kepemilikan narkoba, tersangka juga dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat," kata Anjan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fiq/aan)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%