detikcom
Sabtu, 11/12/2010 17:21 WIB

Polisi Yakin CCTV di Ruas Blok M-Glodok Turunkan Pelanggar Lalin

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Polisi akan memasang kamera sensor di ruas Blok M-Glodok pada pertengahan 2011. Nantinya para pengguna kendaraan bermotor yang melanggar lalu lintas (lalin) di ruas itu akan mudah terpantau. Pelanggar akan terekam nomor kendaraannya, sehingga bisa didata untuk ditindaklanjuti.

"Yakin, untuk jangka panjang pelanggaran lalu lintas akan berkurang karena kamera-kamera CCTV adalah kepanjangan petugas," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Royke Lumowa saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/12/2010).

Pemasangan CCTV itu dinamakan electronic law enforcement. Pemasangan akan dilakukan secara bertahap, awalnya 4 kamera dan kemudian bisa bertambah lagi. Pemasangan akan difokuskan di kawasan Senayan, Blok M, dan Sarinah.

"Pada tahun-tahun awal pasti jumlah tilang meningkat, tapi setelah itu jumlah pelanggaran lalu lintas akan menurun karena semakin banyak pengendara yang sadar, mungkin juga takut melanggar karena ada CCTV," terangnya.

Selama ini di kawasan sepanjang Blok M-Glodok memang rawan akan pelanggaran. Petugas pun tidak bisa mengawasi langsung, namun kini pengawasan akan dilakukan menggunakan kamera yang dipantau di kantor TMC Polda Metro Jaya.

"Banyak pelanggaran yang terjadi di ruas itu, mulai kecepatan tinggi, melanggar marka, rambu stop, parkir, menggunakan HP, dan tabrak lari," tutupnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ndr/ape)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%