Detik.com News
Detik.com

Jumat, 10/12/2010 13:43 WIB

Bentrokan di Cempaka Mas

PT Oto Multiartha Dijaga Polisi, Karyawan Diliburkan foto

Andri Haryanto - detikNews
 PT Oto Multiartha Dijaga Polisi, Karyawan Diliburkan
Jakarta - PT Oto Multiartha masih dijaga polisi menyusul bentrokan antara kelompok pria berpakaian yang bertulis Forum Betawi Rempug (FBR) dan ormas kepemudaan di Cempaka Mas, Jakarta Pusat. Karyawannya diliburkan.

Pengamatan detikcom, Jumat (10/12/2010), garis polisi masih menghiasi PT Oto Multiartha. Kerusakan akibat bentrokan paling parah ada di lantai 1 bagunan tersebut. Seluruh kaca jendela maupun pintu pecah dan diganti dengan ditutupi triplek.

Demikian pula di lantai 2, kaca-kacanya pecah. Sedangkan di lantai 3 dan 4 hanya ada masing-masing 1 kaca jendela yang pecah. Bambu-bambu juga berserakan di lokasi. "Kaca pecah karena dilempari batu oleh massa," kata seorang satpam penjaga Blok B, Dwi Wahyono.

Dwi menceritakan, banyak warga yang menonton bentrokan yang terjadi pada Kamis 9 Desember 2010. Perkantoran yang satu blok dengan Oto langsung menutup kantornya. "Kita tidak bisa apa-apa. Massanya bawa parang dan bambu," ujar Dwi.

Menurut dia, PT Oto Multiartha meliburkan karyawannya hari ini. "Katanya diliburkan. Tadi pagi karyawan datang, tetapi sejam kemudian tidak ada. Mungkin pulang," kata Dwi.

Selain Oto, kantor hukum Hendro Saryanto and pathner terkena imbas bentrokan. 1 Kaca pintu pecah dan 1 kaca pintu lainnya bolong.

"Ini karena lemparan batu. Saya langsung tiarap di bawah meja," kata seorang resepsionis.

4 Personel polisi dari Polsektro Kemayoran masih berjaga-jaga di seberang gedung Oto Multiarta. 1 Unit mobil polisi diparkir di halaman. Warga yang berlalu lalang masih menonton sisa-sisa bentrokan.

Bentrokan kelompok pria berpakaian yang bertulis Forum Betawi Rempug (FBR) dan sekelompok pemuda dipicu oleh penarikan unit mobil yang cicilannya belum dilunasi. Akibat bentrokan, tiga unit mobil yang diparkir di depan kantor PT Oto Multiarta rusak. Kondisi kantor PT Oto Multiartha di Blok B 34 terlihat porak poranda, kaca-kaca kantor itu pecah berantakan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%