detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 09/12/2010 07:11 WIB

Tabloid Suara Islam Akan Beri Keterangan Soal Berita Apartemen Syafii

Ramadhian Fadillah - detikNews
Jakarta - Tabloid Suara Islam disomasi Syafii Maarif terkait pemberitaan soal apartemen mewah milik Syafii. Pihak Syafii merasa tidak pernah dikonfirmasi soal pemberitaan itu. Menanggapi hal tersebut, Tabloid Suara Islam mengaku sudah menghubungi Syafii.

"Selama dua bulan kami sudah mencoba menghubungi Syafii Maarif. Tetapi beliau
sulit sekali untuk dimintai konfirmasinya. Kami sudah memberi tahu ingin
wawancara, tapi tidak dijawab," ujar sekretaris redaksi Suara Islam, M Shodiq
Ramadhan kepada detikcom, Kamis (9/12/2010).

Pihak Tabloid Suara Islam pun akan menggelar jumpa pers siang ini untuk menjawab somasi dari Syafii sekaligus menjelaskan soal kronologis pemberitaan tersebut. Jumpa pers akan digelar di Kantor M Lutfie Hakim & Partners di Jl Jeruk nomor 3, Menteng, Jakarta Pusat.

"Nanti akan ada penjelasan lengkap dari kami terkait pernyataan pers Syafii beberapa waktu lalu," jelas Shodiq.

Menurut Shodiq pihak redaksi akan hadir bersama kuasa hukum Suara Islam, Munarman.

Sebelumnya, Syafii Maarif merasa difitnah oleh tabloid Suara Islam. Dalam pemberitaan, dia dituding menerima apartemen senilai Rp 2 miliar dari Aburizal Bakrie alias Ical. Syafii pun akan melaporkan Suara Islam ke Dewan Pers.

Mengenai apartemen tersebut, Syafii mengaku apartemen itu adalah milik temannya.
Bukan diberi oleh Ical. Pihak Ical sendiri telah membantah memberi apartemen pada Syafii.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rdf/lia)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%