Rabu, 01/12/2010 13:47 WIB

Komisi Informasi Gelar Sidang Adjudiksi Soal Rekening Gendut Polri

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Komisi Informasi RI menggelar sidang adjudiksi non-litigasi terkait sengketa
informasi antara Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Mabes Polri dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Sidang digelar menyusul tidak dipenuhinya permintaan ICW oleh Polri atas informasi hasil pemeriksaan 17 rekening perwira polisi.

Sidang adjudiksi digelar di kantor Kominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (1/12/20100). Hadir dari ICW Febridiansyah dan Agus Sunaryanto. Sedangkan dari Divisi Hukum Mabes Polri Kombes I Ketut Sudhiarsa dan AKBP Dadang.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Informasi RI, Ahmad Alamsyah Saragih selaku Ketua Majelis Hakim. Sidang perdana ini mengagendakan penyampaian keterangan oleh kedua belah pihak.

Seperti diketahui, permintaan ICW agar Polri membuka hasil pemeriksaan terhadap 17 rekening perwira polisi, tidak dipenuhi. Proses penyampaian keberatan pun sudah dilalui ICW, namun tidak ada tanggapan atas keberatan tidak bisa diterima oleh LSM anti-korupsi itu. Sengketa ini akhirnya berlanjut lewat sidang adjudiksi.

Mabes Polri sendiri telah mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap 23 rekening
anggotanya sesuai Laporan Hasil Analisa (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis
Transaksi Keuangan (PPATK) pada 23 Juli 2010.

Dalam pengumuman itu disebutkan, 2 rekening terindikasi pidana telah dalam proses hukum, 2 rekening masih menunggu pembuktian, 1 rekening belum bisa ditindaklanjuti karena objek sedang mengikuti pilkada, dan 1 rekening pemiliknya telah meninggal dunia.

Selebihnya, 17 rekening dianggap wajar karena diperoleh secara legal. Tidak dibukanya identitas rekening yang dianggap wajar inilah yang menjadi objek sengketa informasi antara ICW dan Mabes Polri.

(lrn/nwk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel