Rakyat Yogya Menunggu Keputusan Sri Sultan
Selasa, 30/11/2010 19:05 WIB
Jakarta
Sebagian besar rakyat Yogyakarta telah mengetahui draf RUU Keistimewaan DIY yang akan mendudukan Sultan Hamengku Buwono X dan Adipati Paku Alam menjadi Pengagengan atau Parardhya. Terkait hal tersebut rakyat Yogya pun menyerahkan sepenuhnya kepada Sultan.
"Itu tergantung dari 'Ngarso Dalem' (Sri sultan), nek Sultan mau menerima ya kita terima, nek Sultan tidak berkenan maka kita akan kembali ke maklumat HB IX," ujar Koordinator Komite Independen Pengawal Referendum (KIPER), Inung Nurzani saat berbincang dengan detikcom, selasa (30/11/2010).
Maklumat HB IX, adalah dekrit yang dikeluarkan Hamengku Buwono IX dan Paku Alam VIII yang isinya pengintegrasian Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman ke NKRI. Selain itu dalam maklumat tersebut, Yogyakarta menjadi daerah istimewa dimana Gubernur dan wakilnya dipegang langsung oleh Hamengku Buwono dan Paku Alam.
"Kita akan berjuang supaya Yogyakarta tetap kembali sesuai maklumat HB IX, caranya kita akan gelar referendum," terangnya.
sejak dibuka 5 Oktober, hingga kini telah terdaftar 500 relawan KIPER. Tidak sembarangan orang bisa masuk anggota relawan ini. Kesamaan visi dan misi menjadi tes utama.
"Kalau visi dan misi nya tidak sama, kita takut malah komite ini dibelokan. Makanya kalau ada yang daftar tidak semua masuk, tapi satu visi dan misi saja,"imbuhnya.
Posisi Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam, disebut sebagai Parardhya dalam RUU Keistimewaan DIY. Parardhya memiliki sejumlah keistimewaan. Namun istilah ini bukan datang dari Sultan Hamengku Buwono X.
Dalam draf RUU yang dipesan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dari Ilmu Pemerintahan Fisipol UGM ini mejelaskan bila Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam akan didudukan sebagai Parardhya. Parardhya sendiri adalah simbol, pelindung dan penjaga budaya, serta pengayom dan pemersatu masyarakat Yogyakarta.
Dalam RUU ini, Parardhya memiliki keistimewaan karena kedudukannya lebih tinggi dari Gubernur dan juga DPRD. Parardhya mempunyai hak veto terhadap kebijakan yang dikeluarkan Pemprov dan DPRD DIY.
(her/fay)
"Itu tergantung dari 'Ngarso Dalem' (Sri sultan), nek Sultan mau menerima ya kita terima, nek Sultan tidak berkenan maka kita akan kembali ke maklumat HB IX," ujar Koordinator Komite Independen Pengawal Referendum (KIPER), Inung Nurzani saat berbincang dengan detikcom, selasa (30/11/2010).
Maklumat HB IX, adalah dekrit yang dikeluarkan Hamengku Buwono IX dan Paku Alam VIII yang isinya pengintegrasian Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman ke NKRI. Selain itu dalam maklumat tersebut, Yogyakarta menjadi daerah istimewa dimana Gubernur dan wakilnya dipegang langsung oleh Hamengku Buwono dan Paku Alam.
"Kita akan berjuang supaya Yogyakarta tetap kembali sesuai maklumat HB IX, caranya kita akan gelar referendum," terangnya.
sejak dibuka 5 Oktober, hingga kini telah terdaftar 500 relawan KIPER. Tidak sembarangan orang bisa masuk anggota relawan ini. Kesamaan visi dan misi menjadi tes utama.
"Kalau visi dan misi nya tidak sama, kita takut malah komite ini dibelokan. Makanya kalau ada yang daftar tidak semua masuk, tapi satu visi dan misi saja,"imbuhnya.
Posisi Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam, disebut sebagai Parardhya dalam RUU Keistimewaan DIY. Parardhya memiliki sejumlah keistimewaan. Namun istilah ini bukan datang dari Sultan Hamengku Buwono X.
Dalam draf RUU yang dipesan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dari Ilmu Pemerintahan Fisipol UGM ini mejelaskan bila Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam akan didudukan sebagai Parardhya. Parardhya sendiri adalah simbol, pelindung dan penjaga budaya, serta pengayom dan pemersatu masyarakat Yogyakarta.
Dalam RUU ini, Parardhya memiliki keistimewaan karena kedudukannya lebih tinggi dari Gubernur dan juga DPRD. Parardhya mempunyai hak veto terhadap kebijakan yang dikeluarkan Pemprov dan DPRD DIY.
(her/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
