Kamis, 25/11/2010 18:22 WIB

SBY Pilih Basrief Arief Jadi Jaksa Agung

Anwar Khumaini - detikNews
(Foto: www.ilcgweb.com)
Jakarta - Akhirnya Presiden SBY menetapkan pengganti Hendarman Supandji. SBY memilih Basrief Arief sebagai Jaksa Agung.

"Berdasarkan pertimbangan dan mendengar pendapat berbagai pihak pembicaraan dengan Wakil Presiden maka saya tetapkan, mengangkat saudara Basrief Arief menjadi Jaksa Agung Republik Indonesia," kata Presiden SBY.

Hal ini disampaikannya dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (25/11/2010).

Selain itu pelantikan rencananya akan digelar di Istana Negara pukul 15.00 WIB, Jumat (26/11/2010). Undangan pelantikan Basrief sudah disebar.

"Undangan sudah ada disebar, saya terima, besok di Istana jam 15.00 WIB," ujar Dirtut Kejagung Farid Harjanto kepada wartawan di Kejagung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta.

Namun menurut Farid, dalam undangan tersebut tidak disebutkan nama Jaksa Agung yang akan dilantik. "Tapi belum disebutkan namanya,"imbuhnya.

Basrief Arief adalah mantan wakil Jaksa Agung 2005-2007. Dia juga menjadi anggota pansel KPK dan pernah menjadi Ketua Tim Pemburu Aset Koruptor.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%