detikcom
Selasa, 23/11/2010 13:17 WIB

Presiden: Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia 31 Juta Jiwa

Anwar Khumaini - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersyukur jumlah penduduk miskin dari tahun ke tahun di Indonesia terus berkurang. 6 Tahun terakhir, persentase penduduk miskin terus menurun.

"Pada tahun 2004 jumlah penduduk miskin 16,66 persen atau sekitar 30 juta jiwa," kata SBY.

Hal tersebut dia sampaikan dalam sambutannya di acara Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara 2010 di Gedung Manggala Wanabakti Departemen Kehutanan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (23/11/2010).

Pada tahun 2005 menurut SBY angka kemiskinan berkurang menjadi 16 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Namun pada 2007 seiring dengan naiknya harga minyak dunia, jumlah penduduk miskin di Indonesia melonjak menjadi 39 juta orang.

"Karena krisis minyak, jumlah penduduk miskin mencapai 17,75 persen atau 39
jutaan," sebut SBY.

Sementara pada tahun 2010 ini, persentase jumlah penduduk miskin berkurang jadi 13,33 persen saja atau sekitar 31 juta jiwa.

"Dengan catatan jumlah penduduk terus bertambah," ujarnya sambil menambahkan jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus 2009 sebanyak 237 juta jiwa.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(anw/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%