Wapres Lepas Tim Olimpiade Astronomi Tingkat Asia-Pasifik di Tolikara
Senin, 22/11/2010 15:19 WIB
Jakarta
Wakil Presiden Boediono melepas 15 peserta Olimpiade Astronomi Tingkat Asia-Pasifik atau Asian Pacific Astronomy Olimpiad/APAO) ke-VI. Acara itu akan dihelat pada 24 November-5 Desember di Kabupaten Tolikara, Papua.
Kelima belas peserta itu dibagi dalam dua tim. Tim pertama berisikan anak-anak SMP-SMA yang berasal dari daerah tempat diselenggarakannya olimpiade. Sementara tim kedua diperoleh dari hasil seleksi di tingkat nasional. Kedua tim ini dibimbing oleh pendiri Surya Institute, Yohanes Surya.
Rombongan diterima Boediono di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2010) sekitar pukul 11.00 WIB.
Wapres menyatakan bangga dengan keikutsertaan Indonesia dalam olimpiade astronomi kali ini. Sebab, kompetisi tersebut bisa membawa nama baik bangsa. Selain itu, pengalaman ini bisa menjadi bekal bagi peserta untuk berkarir di dunia astronomi.
"Ini bidang yang sangat sulit. Namun, dengan bimbingan sejak dini, saya kita akan membantu. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan dan bekal pengalaman selanjutnya untuk menjadi astronom atau yang lain," kata Wapres.
Boediono melanjutkan, Indonesia sangat kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA), namun mempunyai mutu Sumber Daya Manusia (SDM) yang minim. Padahal kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh SDA yang dimilikinya, bukan SDM.
"Maka strateginya yang terbaik adalah memanfaatkan SDA untuk dikonversikan menjadi SDM dengan waktu tidak terlalu lama. Saya sangat menaruh harapan agar anak-anak ini menjadi elemen yang bisa konversikan SDA menjadi SDM," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Boediono tertarik dengan salah satu peserta yang berasal dari SMP Negeri I Blitar, Jawa Timur. SMP tersebut adalah tempatnya bersekolah waktu menginjak remaja. Ia lalu bertanya kepada siswi bernama Lidya Pertiwi itu.
"Ini yang dari Blitar saya benar-benar nggak menyangka. Kok, bisa lolos bagaimana ceritanya?" tanya Boediono dengan wajah penasaran.
"Jadi bulan Agustus, saya ikut olimpiade sains nasional dan dapat medali perak. Lalu Oktober kemarin dapat surat untuk ikut olimpiade astronomi," jawab siswi kelas IX itu.
"Bagus, bagus," timpal Boediono.
Menurut informasi, APAO VI akan diikuti 8 tim dari delapan negara di Asia dan Oceania, yaitu Indonesia, Korea Selatan, Rusia, Kazakstan, Bangladesh, China, Nepal, dan Kirgistan. Peserta dibagi atas dua kategori, yaitu junior (SMP) dan senior (SMA). Indonesia berhak mengirim dua tim karena bertindak sebagai tuan rumah.
(irw/aan)
Kelima belas peserta itu dibagi dalam dua tim. Tim pertama berisikan anak-anak SMP-SMA yang berasal dari daerah tempat diselenggarakannya olimpiade. Sementara tim kedua diperoleh dari hasil seleksi di tingkat nasional. Kedua tim ini dibimbing oleh pendiri Surya Institute, Yohanes Surya.
Rombongan diterima Boediono di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2010) sekitar pukul 11.00 WIB.
Wapres menyatakan bangga dengan keikutsertaan Indonesia dalam olimpiade astronomi kali ini. Sebab, kompetisi tersebut bisa membawa nama baik bangsa. Selain itu, pengalaman ini bisa menjadi bekal bagi peserta untuk berkarir di dunia astronomi.
"Ini bidang yang sangat sulit. Namun, dengan bimbingan sejak dini, saya kita akan membantu. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan dan bekal pengalaman selanjutnya untuk menjadi astronom atau yang lain," kata Wapres.
Boediono melanjutkan, Indonesia sangat kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA), namun mempunyai mutu Sumber Daya Manusia (SDM) yang minim. Padahal kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh SDA yang dimilikinya, bukan SDM.
"Maka strateginya yang terbaik adalah memanfaatkan SDA untuk dikonversikan menjadi SDM dengan waktu tidak terlalu lama. Saya sangat menaruh harapan agar anak-anak ini menjadi elemen yang bisa konversikan SDA menjadi SDM," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Boediono tertarik dengan salah satu peserta yang berasal dari SMP Negeri I Blitar, Jawa Timur. SMP tersebut adalah tempatnya bersekolah waktu menginjak remaja. Ia lalu bertanya kepada siswi bernama Lidya Pertiwi itu.
"Ini yang dari Blitar saya benar-benar nggak menyangka. Kok, bisa lolos bagaimana ceritanya?" tanya Boediono dengan wajah penasaran.
"Jadi bulan Agustus, saya ikut olimpiade sains nasional dan dapat medali perak. Lalu Oktober kemarin dapat surat untuk ikut olimpiade astronomi," jawab siswi kelas IX itu.
"Bagus, bagus," timpal Boediono.
Menurut informasi, APAO VI akan diikuti 8 tim dari delapan negara di Asia dan Oceania, yaitu Indonesia, Korea Selatan, Rusia, Kazakstan, Bangladesh, China, Nepal, dan Kirgistan. Peserta dibagi atas dua kategori, yaitu junior (SMP) dan senior (SMA). Indonesia berhak mengirim dua tim karena bertindak sebagai tuan rumah.
(irw/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
