Detik.com News
Detik.com

Minggu, 21/11/2010 10:39 WIB

Kombes Boy Rafli Gantikan Kombes Marwoto di Mabes Polri

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Pergantian posisi dan jabatan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus terjadi. Kali ini giliran Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar yang dimutasi.

Dalam Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolri bernomor 960/XI/2010 tanggal 18 November 2010 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Edy Sunarno, Kombes Boy Rafli Amar diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri.

Boy Rafli menggantikan Kombes Marwoto Soeto. Sementara Marwoto dipromosikan menjadi Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda DIY.

Marwoto menggantikan pejabat sebelumnya yakni Kombes Iwan Supardiman. Iwan kini menjabat sebagai Irbid Jemen Garku Itwil 1 Itwasum Polri.

Sedangkan jabatan Kabid Humas Polda Metro Jaya ditempati oleh Kombes Baharudin Jafar. Baharudin sebelumnya menjabat sebagai Kabid Humas Polda Sumatera Utara.

Boy Rafli mengatakan, mutasi tersebut merupakan bagian dalam rangka penyegaran personel yang biasa terjadi di tubuh institusi Polri. Adapun serah terima jabatan Kabid Humas Polda Metro akan dilaksanakan awal Desember 2010 mendatang.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%