Detik.com News
Detik.com
Rabu, 10/11/2010 12:37 WIB

Obama Tulis Kesan dan Pesan untuk Masjid Istiqlal

Chazizah Gusnita - detikNews
Obama Tulis Kesan dan Pesan untuk Masjid Istiqlal
Jakarta - Meski hanya berkunjung 25 menit, Presiden Amerika Serikat Barack Obama punya kesan sendiri terhadap Masjid Istiqlal. Obama dan istrinya ini pun memberikan coretan kecil untuk masjid terbesar di Asia Tenggara ini.

"Saya mendapatkan kehormatan untuk dapat kesempatan mengunjungi masjid yang megah ini. Masjid yang menjadi simbol yang memberikan peran kepada Islam, mengatur, membimbing rakyat Indonesia yang jumlahnya jutaan," kata Imam Masjid Istiqlal, Ali Mustofa Yaqub, mengartikan tulisan Obama di buku tamu tersebut, Rabu (10/11/2010).

Ali mengatakan, selain catatan tersebut, Obama juga mengharapkan agar kunjungannya ke masjid ini dapat mempromosikan ke dunia untuk saling memahami dan hidup berdampingan antar umat beragama tanpa melihat perbedaan karena semuanya hamba Tuhan.

"Itu ditandatangani oleh Obama dan Michelle sendiri," ujar Ali saat ditelepon detikcom.

Ali juga mengatakan kepada Obama bahwa Obama sebagai pemimpin negara punya peran penting dalam memberikan kedamaian di dunia. Saat itu juga Obama menjawab kalau peran penting yang ia punya itu tidak bisa dijalankan sendiri olehnya namun butuh bantuan semua kalangan.

"Katanya, nggak mungkin dapat saya kerjakan sendiri pasti bantuan dari pihak-pihak lain untuk mengerjakannya juga," jelasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gus/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%