Detik.com News
Detik.com
Jumat, 05/11/2010 18:21 WIB

Fobia Islam Juga Akibat Umat Muslim yang Salah Memahami Islam

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Fobia Islam bukan cuma karena kurangnya pemahaman non Muslim terhadap Islam. Fenomena itu juga muncul akibat masih ada sebagian umat Muslim yang salah mengerti terhadap ajaran-ajaran Islam yang akhirnya berbuntut pada aksi penyimpangan.

Demikian kesimpulan presidential lecture oleh Imam Feisal Abdul, dari Masjid Al Farah, New York, Amerika Serikat. Kesimpulan disampaikan oleh Presiden SBY sekaligus menutup sesi presidential lecture di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/11/2010).

"Beliau dengan bahasa berbeda menyampaikan dalam ceramahnyam bahwa agama Islam sangat sering disalahartikan oleh sebagian non Muslim dan sebagian Muslim sendiri. Kita harus berani mengatakan itu," kata SBY.

Salah satu wujud dari salah paham umat Muslim terhadap ajaran Islam, adalah aksi-aksi kekerasan yang mengatasnamakan Islam. Baik berupa tindak pemaksaan kehendak sampai dengan tindak terorisme yang para pelakunya selalu menyatakan demi membela nama baik Islam.

"Maka perlu peran umat untuk mencegah ektrimisme dan berbagai penyimpangan terhadap ajaran Al Quran seraya memastikan semua berjuang meniadakan Islam," sambung SBY.

Terkait upaya menghilangkan fobia Islam, Presiden menyatakan dukungannya terhadap gerakan Cordova yang dimotori oleh Imam Feisal Abdul. Gerakan global tersebut bertujuan mempromosikan kehidupan antar umat beragama yang saling penuh toleransi dan rukun.

"Menjaga kerukunan dan persaudaraan, tidak bisa begitu saja tercipta. Selalu ada permasalahan, apalagi di era globalisasi," sambung SBY.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lh/fay)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%