detikcom

Kamis, 04/11/2010 18:43 WIB

Hujan Abu Kembali Turun di Lereng Merapi foto

Meylan Fredi Ismawan - detikNews
Situasi di Kaliurang
Sleman - Setelah sejak siang hari dilanda hujan gerimis di sekitar wilayah Sleman dan Yogyakarta, petang ini hujan abu kembali turun di lereng Merapi. Hujan abu terasa pekat di sekitar posko pengungsian Hargobinangun, Pakem, Sleman.

Dari pantauan detikcom di sekitar lokasi posko pengungsian Hargobinangun, Pakem, Sleman, Kamis (4/11/2010), beberapa mobil yang diparkir terlihat kacanya dipenuhi oleh abu pekat. Hujan gerimis yang mulai reda berganti dengan hujan abu.

Hujan abu ini diperkirakan telah berlangsung sejak pukul 18.15 WIB. Meskipun tidak begitu kasat mata karena tersamar oleh hujan gerimis, namun hujan abu ini cukup mengganggu para pengungsi.

Secara berbondong-bondong para pengungsi tampak mendatangi pos kesehatan yang ada di posko pengungsian Hargobinangun. Mereka meminta masker untuk melindungi diri dari abu kepada petugas kesehatan yang ada.

Sementara itu, kondisi listrik di Posko Hargobinangun masih mengandalkan genset. Listrik di wilayah ini masih mati. Kondisi mati lampu seperti ini telah berlangsung sejak 1 jam yang lalu.

Di Posko Hargobinangun ini terdapat sekitar 5000-an pengungsi yang masih bertahan. Siang tadi suasana di Posko Utama Pakem, Sleman, sempat mencekam. Suara petir dan gemuruh Merapi yang terdengar cukup keras hingga radius 22 kilometer dari Merapi berpadu membuat warga khawatir.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
73%
Kontra
27%