Kamis, 04/11/2010 16:15 WIB
Sidang Pencemaran Nama Baik
Rizal Mallarangeng Bersaksi, Massa Bendera Teriakkan Kata-kata Kotor
Ferdi dan Mustar dari Bendera.
Sidang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB, Kamis (4/11/2010), di PN Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Jakarta. Setiap kali Rizal menyampaikan jawaban atas pertanyaan majelis hakim, setiap kali itu pula massa Bendera meneriakkan makian dan kata-kata kotor.
"Bukan hal yang mudah mendengarkan semua ini," celetuk Rizal ketika majelis hakim sempat memintanya mengulangi jawabannya.
"Tidak satu sen pun saya menerima uang seperti yang dituduhkan. Saya tak pernah berhubungan dengan Bank Century dan saya tidak menerima seperti uang itu," ulang Rizal yang mengenakan baju batik dengan motif bunga itu.
Jawaban yang politisi Golkar itu sampaikan memang tidak bisa jelas terdengar. Sebab kata-kata kotor dan caci maki yang massa Bendera teriakkan jauh lebih keras dibanding pengeras suara yang terpasang di ruangan sidang.
Ketua Majelis Hakim, Bayu Istiatmoko, bukannya tinggal diam. Dia sudah berusaha menenangkan bahkan mengingatkan bahwa pengunjung dapat dia usir bila berlaku tidak tertib dan mengganggu jalannya sidang.
Peringatan ini hanya mujarab untuk sesaat. Setelah beberapa menit tenang, massa Bendera kembali berulah. Bahkan mereka menolak saat hendak digiring keluar dari ruang sidang.
"Gak usah, gak usah. Apa-apan sih? Kita tenang kok," sergah mereka setiap kali diminta meninggal ruang sidang.
Anggota organisasi massa yang bermarkas di bekas kantor DPP PDI Jl Diponegoro itu, tidak banyak yang hadir dalam sidang kali ini. Tak lebih dari 30 orang yang terdiri dari pemuda, ibu-ibu, remaja dan balita.
Pekan lalu aksi mereka bahkan lebih 'dahsyat'. Sedemikian 'dahsyat' aksi mereka sehingga Menpora Andi Mallarangeng gagal memasuki ruang sidang untuk menyampaikan kesaksiaannya.
Bersama Edhi Baskoro dan Djoko Suyanto, kakak beradik Mallarangeng melaporkan tindak pencamanan nama baik yang dilakukan dua pentolan Bendera, Ferdi Semaun dan Mustar Bonaventura, yang duduk di jadi terdakwa dalam kasus ini. Bendera menudingnya menerima Rp 10 milyar dari dana bailout Bank Century.
"Saya melihat keterangan pers yang dilakukan kedua terdakwa. Saya berpikir, berani menuduh maka harus berani membuktikan," tegas Rizal. (asp/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kelamin Abdul Dipotong NN dengan Cutter
723 share this. -
51 Orang Tewas Akibat Tornado di Oklahoma
607 share this. -
Wanita Pemotong Kelamin Abdul: Saya Dipaksa Berhubungan Intim
603 share this. -
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
554 share this. -
Nasib UN SD Ditentukan Bulan September
513 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 20:45 WIB
Kisah Syaifullah Menyelundupkan Narkoba Timor Leste-Jakarta (2-habis)
-
Selasa, 21/05/2013 20:25 WIB
Kisah Syaifullah Menyelundupkan Narkotika dari Timor Leste ke Jakarta (1)
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
DKPP Berikan Sanksi Peringatan kepada KPU
-
Selasa, 21/05/2013 20:18 WIB
Kebakaran di Basement MTC Karebosi Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Selasa, 21/05/2013 20:03 WIB
Kasus Pencucian Uang Luthfi, KPK Bisa Panggil Paksa Darin Mumtazah
-
Selasa, 21/05/2013 20:03 WIB
Kasus Pencucian Uang Luthfi, KPK Bisa Panggil Paksa Darin Mumtazah
-
Selasa, 21/05/2013 18:54 WIB
Ibunda Darin Sempat Sebut ke Tetangga Menantunya dari Jeddah
-
Selasa, 21/05/2013 17:30 WIB
Kata Ibunda ke Tetangga: Biarin Darin Dikawinin, Daripada Dia Hidup Susah
-
Selasa, 21/05/2013 19:59 WIB
Pria Tanpa Kepala Ditemukan di Tol Cikampek, Diduga Korban Tabrak Lari
-
Selasa, 21/05/2013 17:15 WIB
Kisah Keluarga Darin yang Berubah Drastis Setelah Mengenal Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 17:55 WIB
Ibunda Darin Sering Sebut 'Bos', Siapa Dia?
-
Selasa, 21/05/2013 18:33 WIB
Kata Anggota Majelis Syuro PKS Soal Pushtun
-
Selasa, 21/05/2013 17:56 WIB
Pria Australia Tak Sengaja Rekam Kekasih Berselingkuh dengan Anaknya
-
358 Komentar
-
236 Komentar
-
229 Komentar
-
211 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 15:48 WIB
Ayo Lunasi Biaya Naik Haji Mulai 22 Mei Sampai 12 Juni
-
Selasa, 21/05/2013 15:35 WIB
Sohibul Iman Bicara Solusi Penyelamatan PKS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
