detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 03/11/2010 22:29 WIB

2 Flyover Segera Dibangun di Jl Prof Satrio dan Prapanca

Fajar Pratama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Untuk mengurai kepadatan di titik yang rawan kemacetan, Pemprov DKI akan membangun dua flyover. Dua jalan layang tersebut masing-masing akan melintasi Jl Prof Satrio dan Jl Prapanca.

"Pemprov DKI akan membangun dua jembatan layang. Yang pertama dari Casablanca ke jalan KH Mas Mansyur, yang kedua dari Jalan Iskandarsyah ke Cipete," ujar Kepala Dinas PU DKI Hery Baskoro.

Hal itu disampaikannya seusai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk Macet dan Banjir: Apa Solusinya, yang digelar di Hotel Lumire 1, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (3/11/2010).

Hery menambahkan, jalan layang Casablanca-KH Mas Mansyur akan membentang di atas jalan Prof Dr Satria. Sedangkan flyover Iskandarsyah-Cipete akan berada di atas Prapanca dan jalan Antasari.

Untuk fly over Casablanca-KH Mas Mansyur panjang jalan sekitar 4 Km dan jalan layang Iskandarsyah-Cipete sepanjang 3 Km.

Menurut Hery, anggaran pembangunan dua flyover ini sebesar Rp 2 triliun yang diambil dari APBD Pemprov DKI Jakarta. Tidak ada dana dari APBN pusat yang dilibatkan.

"Diharapkan akhir tahun ini kita sudah bisa start dan sudah rampung pada tahun 2012," terangnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fjr/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close