detikcom
Rabu, 03/11/2010 22:29 WIB

2 Flyover Segera Dibangun di Jl Prof Satrio dan Prapanca

Fajar Pratama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Untuk mengurai kepadatan di titik yang rawan kemacetan, Pemprov DKI akan membangun dua flyover. Dua jalan layang tersebut masing-masing akan melintasi Jl Prof Satrio dan Jl Prapanca.

"Pemprov DKI akan membangun dua jembatan layang. Yang pertama dari Casablanca ke jalan KH Mas Mansyur, yang kedua dari Jalan Iskandarsyah ke Cipete," ujar Kepala Dinas PU DKI Hery Baskoro.

Hal itu disampaikannya seusai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk Macet dan Banjir: Apa Solusinya, yang digelar di Hotel Lumire 1, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (3/11/2010).

Hery menambahkan, jalan layang Casablanca-KH Mas Mansyur akan membentang di atas jalan Prof Dr Satria. Sedangkan flyover Iskandarsyah-Cipete akan berada di atas Prapanca dan jalan Antasari.

Untuk fly over Casablanca-KH Mas Mansyur panjang jalan sekitar 4 Km dan jalan layang Iskandarsyah-Cipete sepanjang 3 Km.

Menurut Hery, anggaran pembangunan dua flyover ini sebesar Rp 2 triliun yang diambil dari APBD Pemprov DKI Jakarta. Tidak ada dana dari APBN pusat yang dilibatkan.

"Diharapkan akhir tahun ini kita sudah bisa start dan sudah rampung pada tahun 2012," terangnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/mok)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%