detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 05:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 01/11/2010 14:11 WIB

Foke Gak Ade Majunye (6)

Thamrin Amal Tamagola: Jakarta Tidak Butuh Ahli

M. Rizal - detikNews
Halaman 1 dari 5
Jakarta - Banjir, kemacetan dan kepadatan penduduk di DKI Jakarta, menjadi masalah yang tidak pernah terselesaikan. Hampir setiap hari kemacetan selalu melanda ibukota. Dan bila hujan tiba, kondisinya semakin parah saja. hampir seluruh ruas jalan tergenang air akibatnya kemacetan semakin menjadi.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke mau tidak mau menjadi sasaran kekesalan warga Jakarta. Maklum saat berkampanye Pilkada pada 2007 lalu, dengan percaya diri Foke memilih jargon "Serahkan Kepada Ahlinya". Nah, ketika masalah macet dan banjir semakin parah saat dia memimpin, giliran warga menagih janji kampanye tersebut.

Tapi Foke selalu punya cara untuk membela diri. Cuaca yang ekstrem, serta peningkatan jumlah kendaraan sealu menjadi jawaban Foke saat dimintai tanggapannya. Sementara sistem kerja yang telah dikerjakan selama menjabat tidak pernah mencuat ke publik.

Bagaimana pandangan sosiolog Thamrin Amal Tamagola tentang kinerja Foke selama tiga tahun menjabat gubernur? Berikut petikan wawancara detikcom dengan akademisi asal FISIP Universitas Indonesia ini:

Apa faktor penyebab penanganan banjir di Jakarta tak kunjung selesai dan
terkesan rumit itu?


Ada beberap faktor yang sudah lama sekali terjadi. Ada faktor jangka panjang yang terjadi artinya sudah ada puluhan tahun, faktor menengah dan jangka pendek. Faktor pertama yang jangka panjang, banjir di Jakarta ini terjadi sudah lama sekali.

Ini ada tiga hal, pertama, sejak era Orde Baru di mana banyak penebangan pohon hutan lindung di kawasan Jawa Barat, seperti Bogor. Berubah jadi kawasan perumahan dan istirahat.Next

Halaman 1 2 3 4 5

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(zal/diks)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close