detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 31/10/2010 23:11 WIB

Gempa Susulan, Masyarakat Mentawai Berlarian ke Arah Bukit foto

Khairul Ikhwan - detikNews
Ilustrasi
Medan - Gempa berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR) yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (31/10/2010) malam, membuat masyarakat panik. Sebagian besar segera melarikan diri ke perbukitan untuk menghindar sekiranya terjadi tsunami.

Ketua Sinode Gereja Kristen Protestan Mentawai (GKPM) di Kepulauan Mentawai, P Simanjuntak menyatakan, ketika gempa mengguncang sekitar pukul 19.23 WIB, kepanikan terjadi. Masyarakat yang berada di Kecamatan Sikakap, segera menuju perbukitan yang ada di sana.

"Kasus tsunami beberapa hari lalu membuat masyarakat langsung menyelamatkan diri ke perbukitan. Mereka sudah memetik pelajaran dalam penyelamatan diri dari musibah tsunami yang lalu," kata Simanjuntak melalui telepon dari Mentawai, Minggu malam.

Menurut Simanjuntak, cukup lama juga masyarakat bertahan di perbukitan tersebut. Antara 20 hingga 30 menit. Setelah situasi dirasa sudah aman, mereka kembali turun.

"Ketakutan terhadap tsunami memang masih kuat. Jadi tindakan penyelamatan dirilah yang diutamakan begitu dirasakan adanya guncangan gempa," tukas Simanjuntak.

Berdasarkan pantauan, kata Simanjuntak, gempa tersebut tidak menyebabkan adanya kerusakan pada bangunan. Hanya ketakutan warga saat gempa itu yang membuat warga sempat panik.

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Gempa terjadi pada Minggu (31/10/2010), sekitar pukul 19.23 WIB. Pusat gempa berada di 3.59 LS-99.74 BT atau 89 kilometer barat daya Pagai Selatan dan 105 kilometer barat daya Pagai Utara, Kepulauan Mentawai. Gempa ini tidak berpotensi menyebabkan terjadinya tsunami.

Sejumlah kawasan ke Kepulauan Mentawai terkena bencana tsunami setelah diguncang gempa berkekuatan 7,2 SR yang terjadi terjadi, Senin (25/10/2010) pukul 21.42 WIB. Data terakhir yang dilansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu malam menyebutkan, gempa dan tsunami di Mentawai tersebut menyebabkan 450 orang meninggal, 96 orang, 271, luka berat dan 142 luka ringan 142 orang. Sementara jumlah pengungsian Data pengungsi tidak mengalami perubahan, sebanyak 14.983 jiwa.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/irw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%