Detik.com News
Detik.com

Kamis, 28/10/2010 20:41 WIB

Merapi 'Batuk' Lagi, Hujan Abu Landa Desa di Magelang foto

Parwito - detikNews
Halaman 1 dari 2
Merapi Batuk Lagi, Hujan Abu Landa Desa di Magelang
Jakarta - Batuknya Merapi (erupsi kecil-red) yang terjadi sore ini tepat pukul 16.10 WIB ternyata disertai luncuran awan panas dengan tekanan sedang dan mengarah ke Kaligendol, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogjakarta. Selain itu, Merapi juga menyebabkan hujan abu di 3 desa di Magelang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Retiyo (52) petugas Pos Ngepos, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah Kamis (28/10/2010) setelah melakukan komunikasi dengan Pos Jrakah, Boyolali.

Ada luncuran awan panas tetapi tekanannya sedang mengarah ke Kaligendol, tegas Retiyo setelah menanyakan kepada Safari (42) petugas Pos Ngepos yang melakukan pengamatan di menara pemantauan Merapi Pos Ngepos.

Retiyo menyatakan luncuran awan panas bisa dilihat dan mempunyai ciri-ciri coklat kehitam-hitaman dan bisa terjadi dikarenakan ada guguran lava maupun erupsi.

Hujan Abu di Kecamatan Dukun

Selain mengakibatkan hawa panas di sekitar pos Pengamatan Ngepos, luncuran awan panas juga berdampak pada terjadinya hujan abu beberapa desa di radius 15 km dari puncak.

Warga yang berada di tiga desa di Kecamatan Dukun diantaranya di Desa Ngargomulyo, dan Sungai Kalibening serta Desa Wates, dan sekitarnya di Kabupaten Magelang mengaku merasakan terjadinya hujan abu vulkanik tipis.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ape/ape)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%