detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 28/10/2010 20:41 WIB

Merapi 'Batuk' Lagi, Hujan Abu Landa Desa di Magelang foto

Parwito - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Batuknya Merapi (erupsi kecil-red) yang terjadi sore ini tepat pukul 16.10 WIB ternyata disertai luncuran awan panas dengan tekanan sedang dan mengarah ke Kaligendol, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogjakarta. Selain itu, Merapi juga menyebabkan hujan abu di 3 desa di Magelang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Retiyo (52) petugas Pos Ngepos, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah Kamis (28/10/2010) setelah melakukan komunikasi dengan Pos Jrakah, Boyolali.

“Ada luncuran awan panas tetapi tekanannya sedang mengarah ke Kaligendol,” tegas Retiyo setelah menanyakan kepada Safari (42) petugas Pos Ngepos yang melakukan pengamatan di menara pemantauan Merapi Pos Ngepos.

Retiyo menyatakan luncuran awan panas bisa dilihat dan mempunyai ciri-ciri coklat kehitam-hitaman dan bisa terjadi dikarenakan ada guguran lava maupun erupsi.

Hujan Abu di Kecamatan Dukun

Selain mengakibatkan hawa panas di sekitar pos Pengamatan Ngepos, luncuran awan panas juga berdampak pada terjadinya hujan abu beberapa desa di radius 15 km dari puncak.

Warga yang berada di tiga desa di Kecamatan Dukun diantaranya di Desa Ngargomulyo, dan Sungai Kalibening serta Desa Wates, dan sekitarnya di Kabupaten Magelang mengaku merasakan terjadinya hujan abu vulkanik tipis.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ape/ape)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close