Ilmuwan LIPI: BMKG Sudah Tepat Soal Tsunami Mentawai
Kamis, 28/10/2010 13:35 WIB
Terkait
Jakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dinilai terlalu buru-buru mencabut peringatan potensi tsunami pasca gempa 7,2 SR di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), sehingga korban berjatuhan. Di mata ahli kebumian, apa yang dilakukan BMKG pada waktu itu sudah benar.
"Bukan dicabut, tapi sudah selesai. BMKG sudah benar mengumumkan, tapi butuh waktu mencari di mana posisinya. Sementara dengan waktu seperti itu gelombang sudah jalan," kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Heri Harjono di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (28/10/2010).
Penduduk di dekat pantai yang merasakan gempa besar, sambung Heri, seharusnya tidak perlu menunggu pengumuman BMKG. Apabila terjadi gempa kuat, mereka harus segera berlari untuk mengantisipasi apabila terjadi gelombang tsunami.
"Jadi jangan mengandalkan kepada sistem saja. Penduduk harusnya punya awareness. Kecuali memang kalau gempanya jauh," katanya.
Dengan kata lain, imbuh Heri, gempa menjadi early warning pertama bagi para penduduk untuk segera menyelamatkan diri. Sebab, BMKG memerlukan waktu hingga 4 menit untuk melansir adanya gempa sekaligus peringatan tsunami di lokasi tertentu. Sementara, gelombang tsunami sudah bergerak ke tepian pantai.
"Jadi pendapat pribadi saya, BMKG sudah tepat. Kasihan juga BMKG sudah bekerja lalu seperti itu. Saya harap sekali lagi ada peringatan, masyarakat segera pergi, karena juga wilayah kita yang dekat dengat pantai," katanya.
Gempa di Mentawai terjadi Senin 25 Oktober pukul 21.40 WIB. BMKB mencabut peringatan tsunami sejam kemudian. Esok siangnya baru ketahuan telah terjadi tsunami setinggi 3-7 meter di Kepulauan Mentawai. Telatnya informasi ini karena BMKG tidak memiliki peralatan pemantau di sekitar Mentawai, adanya hanya di Padang. Sedikitnya 313 orang tewas akibat tsunami tersebut.
(lia/irw)
"Bukan dicabut, tapi sudah selesai. BMKG sudah benar mengumumkan, tapi butuh waktu mencari di mana posisinya. Sementara dengan waktu seperti itu gelombang sudah jalan," kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Heri Harjono di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (28/10/2010).
Penduduk di dekat pantai yang merasakan gempa besar, sambung Heri, seharusnya tidak perlu menunggu pengumuman BMKG. Apabila terjadi gempa kuat, mereka harus segera berlari untuk mengantisipasi apabila terjadi gelombang tsunami.
"Jadi jangan mengandalkan kepada sistem saja. Penduduk harusnya punya awareness. Kecuali memang kalau gempanya jauh," katanya.
Dengan kata lain, imbuh Heri, gempa menjadi early warning pertama bagi para penduduk untuk segera menyelamatkan diri. Sebab, BMKG memerlukan waktu hingga 4 menit untuk melansir adanya gempa sekaligus peringatan tsunami di lokasi tertentu. Sementara, gelombang tsunami sudah bergerak ke tepian pantai.
"Jadi pendapat pribadi saya, BMKG sudah tepat. Kasihan juga BMKG sudah bekerja lalu seperti itu. Saya harap sekali lagi ada peringatan, masyarakat segera pergi, karena juga wilayah kita yang dekat dengat pantai," katanya.
Gempa di Mentawai terjadi Senin 25 Oktober pukul 21.40 WIB. BMKB mencabut peringatan tsunami sejam kemudian. Esok siangnya baru ketahuan telah terjadi tsunami setinggi 3-7 meter di Kepulauan Mentawai. Telatnya informasi ini karena BMKG tidak memiliki peralatan pemantau di sekitar Mentawai, adanya hanya di Padang. Sedikitnya 313 orang tewas akibat tsunami tersebut.
(lia/irw)
Baca Juga
- Singapura Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana-bencana di Indonesia
- Polda Metro Sumbang Logistik Senilai Rp 500 Juta ke Mentawai
- Ruhut Permasalahkan Komentar Marzuki Soal Tsunami di Mentawai
- Sibuk Kunker, DPR Baru Kunjungi Yogya dan Mentawai Jumat Nanti
- Merapi Meletus
Kuburan Massal Digali, Kiriman Bunga dari Keluarga Gus Dur Datang
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
