GKR Hemas Tengok Jasad Mbah Maridjan
Rabu, 27/10/2010 12:32 WIB
Jakarta
Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menjenguk jenazah abdi dalam Kraton Yogyakarta Mbah Maridjan di RS dr Sardjito, Yogyakarta. Berjas putih lengan panjang, istri Sultan Hamengkubuwono X ini menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga juru kunci Gunung Merapi itu.
"Saya sudah melihat, tapi hasil DNA belum keluar. Kita masih menunggu," kata Hemas di RS Sardjito, Sleman, Yogyakarta, Rabu (26/10/2010).
Hemas tiba di RS Sardjito sekitar pukul 11.30 WIB. Dia juga menengok korban yang mengalami luka bakar. Total ada 12 yang dirawat, dan umumnya mengalami 80 persen luka.
"Saya berbela sungkawa dan prihatin," kata anggota DPD ini.
Setelah berkeliling selama 20 menit, dia juga sempat ke ruang jenazah dan mengenali jasad Mbah Maridjan. Dia mengaku pernah beberapa kali bertemu Raden Ngabehi Surakso Hargo itu.
"Akhir-akhir ini memang jarang ketemu langsung," tambahnya.
Mbah Maridjan ditemukan Tim SAR Yogyakarta sekitar pukul 05.00 WIB di dapur rumahnya. Dia ditemukan dalam posisi sujud. Tim SAR mengenali jasad Mbah Maridjan dari batik, sarung, dan kopiah yang biasa dikenakan.
Namun untuk memastikan, tim medis juga melakukan tes DNA. Dokter dari kepolisian memeriksa DNA anak Mbah Maridjan. Informasi juga beredar Sultan HB X akan mengunjungi RS Sardjito.
Mbah Maridjan menjadi juru kunci Merapi lebih 20 tahun atas titah Sultan HB IX. SK pengangkatannya sebagai kuncen dibuat pada masa HB X.
(ndr/nrl)
"Saya sudah melihat, tapi hasil DNA belum keluar. Kita masih menunggu," kata Hemas di RS Sardjito, Sleman, Yogyakarta, Rabu (26/10/2010).
Hemas tiba di RS Sardjito sekitar pukul 11.30 WIB. Dia juga menengok korban yang mengalami luka bakar. Total ada 12 yang dirawat, dan umumnya mengalami 80 persen luka.
"Saya berbela sungkawa dan prihatin," kata anggota DPD ini.
Setelah berkeliling selama 20 menit, dia juga sempat ke ruang jenazah dan mengenali jasad Mbah Maridjan. Dia mengaku pernah beberapa kali bertemu Raden Ngabehi Surakso Hargo itu.
"Akhir-akhir ini memang jarang ketemu langsung," tambahnya.
Mbah Maridjan ditemukan Tim SAR Yogyakarta sekitar pukul 05.00 WIB di dapur rumahnya. Dia ditemukan dalam posisi sujud. Tim SAR mengenali jasad Mbah Maridjan dari batik, sarung, dan kopiah yang biasa dikenakan.
Namun untuk memastikan, tim medis juga melakukan tes DNA. Dokter dari kepolisian memeriksa DNA anak Mbah Maridjan. Informasi juga beredar Sultan HB X akan mengunjungi RS Sardjito.
Mbah Maridjan menjadi juru kunci Merapi lebih 20 tahun atas titah Sultan HB IX. SK pengangkatannya sebagai kuncen dibuat pada masa HB X.
(ndr/nrl)
Baca Juga
- Indonesia Banyak Bencana karena Banyak Korupsi
- Gunung Merapi Meletus
Masjid Mbah Maridjan dan 2 Sapi yang Perkasa - Potongan Kulit Manusia Banyak Ditemukan di Sekitar Rumah Mbah Maridjan
- 2 Ribu Pelajar Madrasah Berdoa Agar Indonesia Bebas Bencana
- Merapi Masih Bahaya, Warga Diimbau Tak Jenguk Rumahnya Dulu
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
