detikcom
Minggu, 24/10/2010 13:01 WIB

Presiden SBY ke China dan Vietnam Mulai 25 Oktober

Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan berkunjung ke negara sahabat China dan Vietnam. Ke China, Presiden akan melakukan kunjungan kerja, sementara ke Vietnam, Presiden akan melakukan kunjungan kenegaraan.

Berdasarkan rilis yang diterima detikcom dari Staf Khusus Presiden
Bidang Hubungan Internasional, Minggu (24/10/2010), pada 25-26 Oktober, Presiden dan rombongan akan ke Shanghai untuk menghadiri Shanghai World Expo 2010 dan menjadi pembicara utama pada forum bisnis yang akan dihadiri oleh sekitar 300 pengusaha terkemuka RRT dan Indonesia.

Presiden juga akan menyaksikan penandatanganan beberapa MoU antara pengusaha RI dan RRT untuk mengembangkan berbagai kerja sama di bidang pertambangan, energi, pertanian, dan ekonomi kreatif.

Dalam kunjungannya ke Shanghai World Expo 2010, Presiden akan mengunjungi Paviliun Indonesia yang mencerminkan aneka ragam kekayaan alam dan budaya Indonesia. Sejak kegiatan World Expo Shanghai China 2010 dimulai pada tanggal 1 Mei 2010, jumlah pengunjung Paviliun Indonesia telah mencapai lebih dari 7,5 juta atau sekitar 10% dari total pengunjung Shanghai World Expo 2010.

Menurut Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, kunjungan kerja Presiden Yudhoyono ke RRT ini bertepatan dengan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia – RRT.

"Pertemuan Presiden RI dengan para pengusaha Tiongkok di Shanghai diharapkan dapat mendorong investasi Tiongkok yang lebih besar di Indonesia dan memperluas pemasaran produk-produk Indonesia di RRT," kata Faizasyah.

Sementara pada 27-31 Oktober, Presiden akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Viet Nam serta menghadiri KTT ASEAN ke-17 di Vietnam.

(anw/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel