Jumat, 22/10/2010 15:56 WIB

Jenderal Timur Pradopo Resmi Jadi Kapolri

Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - Kapolri baru Jenderal Timur Pradopo resmi dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Kapolri. Proses pelantikan berlangsung lancar dan tertib.

Pelantikan digelar di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (22/10/2010) sekitar pukul 15.00 WIB.

SBY membacakan sumpah jabatan dan diikuti oleh Timur. Usai dilantik, Timur yang mengenakan seragam kebesaran Polri mendapat ucapan selamat dari Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wapres Boediono beserta istri dan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II serta petinggi Polri.

Komjen Nanan Sukarna dan Komjen Imam Sudjarwo yang sebelumnya disebut-sebut sebagai calon Kapolri juga memberikan selamat kepada Timur. Mereka sempat berpose dengan saling menggenggam dan menjabat tangan.

Timur dan mantan kapolri Jenderal Pol Bambang hendarso Danuri juga berfoto bersama dengan SBY dan Ibu Ani.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(aan/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%