Rabu, 20/10/2010 16:17 WIB
Setahun SBY-Boediono
Anas: Kritikan Demonstran Bisa Jadi Vitamin Pemerintah
"Kalau demo asal damai tanpa kekerasan dan tanpa merusak itu bagian dari ekspresi demokrasi tidak perlu dikhawatirkan. Kalau konteksnya kritik itu malah menjadi vitamin," ujar Anas di sela-sela diskusi publik bertajuk 'Demokrasi dan Konstitusionalisme' di The Sultan Hotel, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (20/10/2010).
Kritik dari masyarakat, lanjut pria berkacamata itu, bisa menjadi momentum bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memacu kinerjanya. Dia pun berpesan agar demo yang digelar tidak menggunakan tindakan-tindakan yang merusak dan kekerasan.
"Kalau demonya merusak dan menggunakan kekerasan itu sesuatu yang tidak baik, apalagi kalau spiritnya ingin mengganti pemerintah di tengah jalan," sambung Anas.
Meskipun ada isu penggantian pemerintahan di tengah jalan, namun Anas melihat hal itu bukan sesuatu yang serius. "Perlu bagi semuanya untuk paham dalam koridor demokrasi supaya yang ditekankan itu lebih substansif dan tidak destruktif," ucapnya.
Dalam demonstrasi pada Rabu ini, bentrokan tidak terhindarkan. Setelah sebelumnya mahasiswa yang berkampus di kawasan Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, memblokir jalan tersebut, mereka melempari polisi dengan batu. Polisi membalas dengan tembakan peringatan berkali-kali.
Aksi lempar batu ini bermula saat polisi meminta mahasiwa agar tidak menutup Jl Diponegoro, sehingga arus lalu lintas bisa berjalan lancar. Namun permintaan tersebut tidak diaminkan mahasiswa.
Mahasiwa marah dan terjadi aksi dorong mendorong dengan aparat kepolisian. Tak lama, tiba-tiba seorang mahasiswa dibawa dan diangkut ke mobil tahanan polisi. Melihat temannya ditangkap, mahasiswa lainnya pun berang. Seorang mahasiswa melempar batu dari belakang ke arah polisi.
Tembakan peringatan pertama dikeluarkan. Namun lemparan batu pertama disusul dengan lemparan-lemparan batu lainnya oleh mahasiswa lain. Polisi pun mencoba menenangkan situasi dengan memberikan tembakan peringatan lagi ke atas. Tapi tetap saja tembakan itu tidak menghentikan aksi lempar batu dari mahasiswa. Seorang mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) bernama Farel Restu, mahasiswa Fakultas Hukum UBK angkatan 2008 tertembak kakinya. Dia dibawa ke RSCM.
Sedangkan polisi di kawasan Istana Negara menembakkan water cannon ke arah massa yang melemparkan bebatuan ke polisi.
(vit/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
1,905 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
557 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
373 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 16:38 WIB
Cuci Uang dari Hasil Jualan 7 Kg Sabu, Jafar Dibui 5 Tahun
-
Rabu, 22/05/2013 16:31 WIB
Cerita Politikus PKS Tamsil Linrung Soal Kenakalan Fathanah
-
Rabu, 22/05/2013 16:28 WIB
Anak Waketum PD Agus Hermanto juga Mundur dari Pencalegan
-
Rabu, 22/05/2013 16:16 WIB
PPP Persilakan PKS Keluar dari Setgab Koalisi
-
Rabu, 22/05/2013 16:08 WIB
Di Kampanye Terakhir Pilgub Jateng, Megawati: Waspadai Money Politic!
-
Rabu, 22/05/2013 15:48 WIB
Gagalkan Upaya Perkosaan, 3 Siswa SMP di Bogor Dipuji Pihak Sekolah
-
Rabu, 22/05/2013 15:45 WIB
Fahri Hamzah: Darin Mumtazah Bagian dari Festival KPK
-
Rabu, 22/05/2013 15:31 WIB
Jokowi Berdoa: Mudah-mudahan 2 RS yang Mundur Layani KJS Cepat Sadar
-
Rabu, 22/05/2013 15:07 WIB
Tetangga Sebut Luthfi Datang ke Rumah Darin dengan Mobil Bernopol B 2 MDF
-
Rabu, 22/05/2013 14:36 WIB
Ahmad Zaky Muncul di Rumah Orangtuanya!
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ini Abdulrahman, Bocah SMP Heroik Penolong Korban Percobaan Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 15:59 WIB
Jokowi Soal Kisruh Warga di Pulogadung: Yang Gusur Pengadilan, Bukan Saya
-
Rabu, 22/05/2013 15:28 WIB
Ini Alasan Sekretaris Mentan Mau Dipanggil Luthfi Hasan ke DPP PKS
-
361 Komentar
-
240 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
211 Komentar
-
176 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 14:55 WIB
Ahmad Zaky Ngaku Baru Pulang dari Tipikor dan KPK
-
Rabu, 22/05/2013 14:53 WIB
Paus Tidak Lakukan Pengusiran Setan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
