detikcom
Rabu, 20/10/2010 12:59 WIB

Setahun SBY-Boediono

Buruh Usung 'Kepala Babi' ke Istana Merdeka foto

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Seratusan buruh meramaikan peringatan tahun pertama pemerintahan SBY-Boediono. Sambil mengusung 'kepala babi', mereka serukan kesejahteraan buruh yang tidak membaik dibandingkan masa sebelumnya.

Para pengunjuk rasa ini menamakan diri KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia). Jumlah pesertanya kurang lebih 100 orang dan gelar aksi di sisi Bundaran HI, Rabu (20/10/2010).

"SBY gagal sejahterahkan buruh, upah buruh murah. Kekayaan alam masuk ke kapitalis asing," seru Mimin Elios yang memperkenalkan diri sebagai Ketua KASBI.

Pernyataan Mimin disambut sorak sorai anggota KASBI. Mereka mengibarkan bendera-bendera KASBI, poster dan spanduk unjuk rasa serta 'kepala babi' yang terbuat dari karton berwarna kuning.

"Rezim SBY sama dengan PHK massal di pabrik-pabrik!" seru Mimin lagi tanpa dapat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kapan, di mana dan berapa buruh yang dia sebut terkena PHK massal itu.

Usai berorasi, massa bergerak menuju Istana Merdeka. Aksi orasi maupun pergerakan para demonstran menuju Jalan Medan Merdeka Utara, menyebabkan kemacetan lalu lintas dari Jalan Sudirman menuju Jalan Thamrin.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(lh/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close