81 Imigran Gelap Afganistan dan Iran Terdampar di Perairan Yogyakarta
Minggu, 17/10/2010 20:15 WIB
Foto: detiksurabaya.com
Yogyakarta
Sebanyak 81 orang imigran gelap asal Afganistan dan Iran terdampar di perairan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka berlayar hendak menuju Australia, namun kapal yang ditumpanginya mengalami kerusakan mesin.
Saat ini, 81 orang imigran gelap yang terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak balita itu masih ditampung di aula Mapolres Gunungkidul di Wonosari. Sedangkan satu orang nahkoda dan 2 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia masih dimintai keterangan oleh petugas.
"Saat ini masih kita data. Dari keterangan sementara para imigran tersebut, tujuan akhir mereka adalah untuk mencari suaka di Australia," kata Kapolres Gunungkidul, AKBP Asep Nalaludin ketika dihubungi detikcom, Minggu, (17/10/2010).
Menurut dia, rombongan imigran asal Afganistan dan Iran itu diketahui oleh petugas tim SAR Pantai Baron setelah kapal yang ditumpangi mengalami kerusakan mesin. Beberapa nelayan setempat juga sempat mengetahui kapal tersebut rusak mesin dan terdampar di selatan kawasan Baron.
Mereka telah mengarungi perairan selatan Jawa melalui salah satu daerah untuk menuju Australia, namun kapalnya rusak dan terombang-ambing di tengah laut. Setelah berkoordinasi dengan petugas dari Polairud, rombongan imigran itu kemudian diminta mendarat di Baron dengan bantuan kapal nelayan. Dari Pantai Baron, rombongan imigran itu kemudian di bawa menuju Mapolres Gunungkidul.
"Mereka bisa berlayar atas jasa calo dari orang Indonesia. Nahkoda dan ABK juga orang Indonesia yang saat ini masih diperiksa," katanya.
Menurut Asep, kasus adanya imigran gelap di kawasan Gunungkidul ini sudah yang ketiga kalinya. Sebelumnya dua rombongan sempat menggunakan kapal nelayan dari Pantai Gesing, di sebelah barat Pantai Baron untuk menuju tengah laut. Di kawasan laut lepas sudah menunggu kapal besar yang akan membawa mereka ke Australia.
"Saat ini petugas telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan terus melakukan pemantauan di perairan Gunungkidul agar tidak terjadi kasus serupa," pungkas Asep.
(bgs/van)
Saat ini, 81 orang imigran gelap yang terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak balita itu masih ditampung di aula Mapolres Gunungkidul di Wonosari. Sedangkan satu orang nahkoda dan 2 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia masih dimintai keterangan oleh petugas.
"Saat ini masih kita data. Dari keterangan sementara para imigran tersebut, tujuan akhir mereka adalah untuk mencari suaka di Australia," kata Kapolres Gunungkidul, AKBP Asep Nalaludin ketika dihubungi detikcom, Minggu, (17/10/2010).
Menurut dia, rombongan imigran asal Afganistan dan Iran itu diketahui oleh petugas tim SAR Pantai Baron setelah kapal yang ditumpangi mengalami kerusakan mesin. Beberapa nelayan setempat juga sempat mengetahui kapal tersebut rusak mesin dan terdampar di selatan kawasan Baron.
Mereka telah mengarungi perairan selatan Jawa melalui salah satu daerah untuk menuju Australia, namun kapalnya rusak dan terombang-ambing di tengah laut. Setelah berkoordinasi dengan petugas dari Polairud, rombongan imigran itu kemudian diminta mendarat di Baron dengan bantuan kapal nelayan. Dari Pantai Baron, rombongan imigran itu kemudian di bawa menuju Mapolres Gunungkidul.
"Mereka bisa berlayar atas jasa calo dari orang Indonesia. Nahkoda dan ABK juga orang Indonesia yang saat ini masih diperiksa," katanya.
Menurut Asep, kasus adanya imigran gelap di kawasan Gunungkidul ini sudah yang ketiga kalinya. Sebelumnya dua rombongan sempat menggunakan kapal nelayan dari Pantai Gesing, di sebelah barat Pantai Baron untuk menuju tengah laut. Di kawasan laut lepas sudah menunggu kapal besar yang akan membawa mereka ke Australia.
"Saat ini petugas telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan terus melakukan pemantauan di perairan Gunungkidul agar tidak terjadi kasus serupa," pungkas Asep.
(bgs/van)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
