detikcom
Minggu, 03/10/2010 14:27 WIB

Bom Mortir di Tangerang Diamankan ke Polda Metro Jaya

Fitraya Ramadhanny - detikNews
Jakarta - Sebuah bom mortir ditemukan warga di Pasar Lama, Tangerang, Banten. Bom langsung diamankan dan lalu dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Penemuannya di Pasar Lama, Tangerang. Warga melapor ke polisi," ujar petugas SPK Polresta Tangerang, Minggu (3/10/2010).

Laporan pertama kali diterima pukul 9.30 WIB. Polisi pun segera ke lokasi untuk mengamankan benda berbahaya berupa bom mortir itu. Dari Pasar Lama, bom mortir sempat diamankan ke Polresta Tangerang.

"Tapi kemudian pas siang sudah dipindahkan ke Polda Metro Jaya," kata dia.

Penemuan bahan peledak ini sempat mengagetkan pengunjung Pasar Lama Tangerang. Apalagi beberapa hari sebelumnya, bom rakitan meledak di Pasar Sumber Arta, Bekasi.

Warga sempat mengaitkannya dengan aksi terorisme. Namun belum ada keterangan dari kepolisian apakah mortir ini sisa Perang Dunia II atau milik kelompok teroris.

(fay/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%