detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 03/10/2010 14:27 WIB

Bom Mortir di Tangerang Diamankan ke Polda Metro Jaya

Fitraya Ramadhanny - detikNews
Jakarta - Sebuah bom mortir ditemukan warga di Pasar Lama, Tangerang, Banten. Bom langsung diamankan dan lalu dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Penemuannya di Pasar Lama, Tangerang. Warga melapor ke polisi," ujar petugas SPK Polresta Tangerang, Minggu (3/10/2010).

Laporan pertama kali diterima pukul 9.30 WIB. Polisi pun segera ke lokasi untuk mengamankan benda berbahaya berupa bom mortir itu. Dari Pasar Lama, bom mortir sempat diamankan ke Polresta Tangerang.

"Tapi kemudian pas siang sudah dipindahkan ke Polda Metro Jaya," kata dia.

Penemuan bahan peledak ini sempat mengagetkan pengunjung Pasar Lama Tangerang. Apalagi beberapa hari sebelumnya, bom rakitan meledak di Pasar Sumber Arta, Bekasi.

Warga sempat mengaitkannya dengan aksi terorisme. Namun belum ada keterangan dari kepolisian apakah mortir ini sisa Perang Dunia II atau milik kelompok teroris.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fay/vit)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%