Jumat, 01/10/2010 08:35 WIB
Aku Cinta Indonesia (ACI)
Tak Pernah Tidur di Perjalanan
Perjalan yang mereka tempuh untuk sampai ke lokasi tujuan dengan waktu yang sebentar. Mereka membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sampai ke lokasi tujuan.
"Aku gak pernah lelah dalam perjalanan yang bisa dibilang cukup lama ini. Mungkin karena aku sudah terbiasa jalan jauh kali ya. Aku juga gak pernah tidur loh selama dalam perjalanan. Soalnya takut menyesal kalau pas bangun melewatkan hal-hal yang indah. Selain itu aku juga melakukan banyak kegiatan dan bikin note-note apa saja yang akan aku lakukan kalau sudah sampai disana," ujar Titis ketika dihubungi oleh detikcom, Kamis (30/9/2010) sore.
"Hal yang aku lakukan ialah lihat-lihat pemandangan alam di sekitarnya dan memperhatikan bentuk rumah tradisonal disana, ngobrol sama teman rekan satu tim, Zulfi, atau dengan pemandunya. Kita saling cerita tentang pengalaman travelling. Kalau ada yang lucu dan unik aku foto terus aku pamerin deh sama temen-temen lewat facebook atau twitter. Sekalian nunjukin sama mereka kalau Indonesia itu bagus banget. Gak nyesel deh jalan-jalan kesini,"sambung Titis dengan bangganya.
"Disini tuh menarik banget. Soalnya di kanan kiri masih hutan. Bahkan di jalan pun kita masih bisa menemukan binatang yang lewat. Indonesia itu benar-benar masih hijau, asri dan belum dirusak. Pokoknya nyesel deh kalau sampai melewatkan hal-hal yang menarik selama dalam perjalana," tutur Zulfi.
"Selain kita bisa menikmati pemandangan yang langka ini aku juga sharing sama teman-teman disana, terutama teman-teman ACI. Seperti update status di twitter, update status kasih tahu sudah sampai atau ada berita apa. Selain itu aku juga sharing tentang pengalaman travelling sama pemandunya. Jadi aku semakin tertarik melakukan perjalanan ketempat-tempat wisata yang indah-indah walaupun harus menempuh perjalanan jauh," lanjut Zulfi.
Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian,
Garuda Indonesia, dan Optik Seis.
(tbs/tbs)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 00:02 WIB
Raba Bokong Perempuan di TransJ, Pria Ini Dibawa ke Kantor Polisi
-
Kamis, 23/05/2013 23:15 WIB
Elsya dan Orangtuanya Kaget Saat Diperiksa KPK Terkait Kasus Fathanah
-
Kamis, 23/05/2013 23:14 WIB
Ada Perbaikan Jalan & Truk Mogok, Kawasan Parung Bingung Macet Parah
-
Kamis, 23/05/2013 23:05 WIB
Eks Sekda Bandung Dicecar KPK Soal Dana Saweran untuk Suap Hakim
-
Kamis, 23/05/2013 22:59 WIB
Nonton Sang Kyai, Boediono: Kekuasaan Timbulkan Kesombongan
-
Kamis, 23/05/2013 14:28 WIB
Sesal Ibunda Darin Kepada Luthfi Hasan
-
Kamis, 23/05/2013 08:03 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 14:09 WIB
3 Janji Wah 'Papa' Luthfi untuk 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 10:39 WIB
Sedalam Apa Hubungan Darin-Luthfi? Ini 4 Jawaban Elite PKS
-
Kamis, 23/05/2013 11:02 WIB
Darin Mumtazah Jadi Kembang di Sekolah, Disukai Banyak Cowok
-
Kamis, 23/05/2013 07:34 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Kamis, 23/05/2013 12:17 WIB
Ahmad Zaki Cek Kabar Istrinya Terima Rp 1,025 M dari Fathanah
-
579 Komentar
-
363 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
197 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
125 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 17:04 WIB
Hasil UN SMA, 99,48 % Siswa di Indonesia Mulus Lulus
-
Kamis, 23/05/2013 16:54 WIB
Satpam yang Sebut Darin Panggil Luthfi 'Papa' Diancam Orang Tak Dikenal
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
